256 RTLH Gunungkidul Diperbaiki, Target Tuntas Akhir September
Pemkab Gunungkidul perbaiki 256 RTLH dengan anggaran Rp5,12 miliar. Target rampung akhir September melalui program APBD 2026.
Ilustrasi/JIBI-Bisnis.com-Arief Hermawan P
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pemkab Gunungkidul berencana menghidupkan kembali Dinas Peternakan untuk mendukung potensi peternakan yang melimpah di Bumi Handayani.
Sekretaris Daerah Gunungkidul Drajad Ruswandono mengatakan rencana itu sudah diwudujkan dengan penyusunan draf raperda yang sudah dikonsultasikan ke Pemda DIY. “Kami juga sudah koordinasi dengan bupati terkait dengan perubahan kelembagaan,” kata Drajad saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (17/3/2021).
BACA JUGA: Ini Perkiraan BMKG tentang Awal Musim Kemarau di DIY
Dia menjelaskan Dinas Peternakan yang sempat hilang akan dihidupkan kembali. Selain itu, juga ada wacana mendirikan Dinas Pemuda dan Olahraga.
Adanya pembentukan dinas baru ini akan berdampak terhadap organisasi perangkat daerah (OPD) dan akan ada dinas yang dilebur menjadi satu. Beberapa OPD yang mungkin dilebur adalah Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi; Dinas Perindustrian dan Perdagangan hingga Dinas Kperasi dan UKM.
“Sudah masuk wacana dan penggabungan disesuaikan dengan perumpunan. Namun untuk kepastian juga masih menunggu hasil konsultasi dari provinsi,” kata Drajad.
Drajad mengakui potensi peternakan di Gunungkidul sangat besar. Hal ini terlihat dari jumlah populasi ternak yang dimiliki warga yang mencapai lebih dari 150.000 ekor.
“Mudah-mudahan potensinya bisa lebih dimaksimalkan lagi,” imbuh Drajad.
BACA JUGA: Mudik Tak Akan Dilarang, Ini Tanggapan Sultan Jogja
Kepala Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Gunungkidul, Muhammad Arif Aldian mengatakan Raperda tentang Kelembagaan merupakan bagian dari evaluasi terhadap kinerja dari OPD yang ada selama ini.
“Ada beberapa yang harus disesuaikan karena kebutuhan, misalnya seperti BPBD, peternakan, pertanian hingga dinas pemberdayaan perempuan perlindungan anak keluarga berencana pemberdayaan masyarakat. sekarang masih dalam proses harmonisasi dan menyesuaikan regulasi agar pelaksanaan nantinya bisa optimal,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul perbaiki 256 RTLH dengan anggaran Rp5,12 miliar. Target rampung akhir September melalui program APBD 2026.
Pemkab Bantul mengalokasikan Rp2,17 miliar untuk memperbaiki 89 rumah tidak layak huni pada 2026 yang tersebar di tujuh kapanewon.
Bareskrim Polri menyita 300 dokumen ekspor dan memeriksa 87 kontainer terkait dugaan pelanggaran ekspor komoditas fatty matter.
Simak jadwal KRL Solo-Jogja Jumat 26 Juni 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 per perjalanan.
Kementerian Pariwisata mengusulkan bebas visa bagi tujuh kelompok wisatawan berdasarkan jumlah kunjungan, belanja wisata, dan keberlanjutan pasar.
Cek jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 26 Juni 2026 lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.