Sekda Bantul: Kalau Mahasiswa Wajib Divaksinasi, Enggak Akan Ada yang Datang

Ilustrasi - Freepik
26 Maret 2021 16:07 WIB Catur Dwi Janati Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL—Bantul belum berencana mawajibkan mahasiswa luar DIY yang datang ke kabupaten ini untuk memiliki bukti sudah disuntik vaksin. Bantul masih mewajibkan mahasiswa yang datang untuk mengantongi surat keterangan negatif Covid-19 melalui rapid test antigen maupun PCR.

“Mahasiswa yang datang harus membawa bukti dia negatif Covid-19. Kalau vaksin saya kira belum,” ujar Sekretaris Daerah Bantul Helmi Jamharis, Jumat (26/3).

BACA JUGA: Pemkot Pastikan SD & SMP di Jogja Mulai Pembelajaran Tatap Muka Juli

"Karena vaksinasi belum rata. Kalau misalnya mahasiswa yang datang ke Bantul harus betul-betul wajib divaksinasi, saya kira enggak akan ada yang datang ke Bantil karena segmen penerima vaksin belum merata," kata dia.

Pemkab Bantul sampai hari ini terus berkoordinasi dengan perguruan tinggi perihal berbagai kegiatan yang akan diselenggarakan.

Kebijakan serupa juga diambil Pemkot Jogja. Wali Kota Jogja Haryadi Suyuti mengatakan mahasiswa yang datang ke Jogja tidak wajib mengantongi bukti sudah disuntik vaksin.

BACA JUGA: Jogja Tak Wajibkan Mahasiswa Tunjukkan Bukti Divaksinasi

Sementara, Sleman menerapkan ketentuan berbeda. Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo mengatakan mahasiswa yang datang ke kabupaten tersebutuntuk mengikuti kuliah tatap muka harus sudah divaksinasi.