Gunung Merapi Keluarkan Delapan Awan Panas dalam Sehari

Awan Panas Guguran Gunung Merapi terlihat dari wilayah Condongcatur, Depok, Sabtu (27/3/2021) pagi. - Harian Jogja/Lugas Subarkah
28 Maret 2021 13:37 WIB Lugas Subarkah Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN- Aktivitas guguran Gunung Merapi terpantau mengalami peningkatan pada Sabtu (27/3/2021). Selama 24 jam, terjadi setidaknya delapan kali awan panas guguran. Semua awan panass guguran masih mengarah ke barat daya.

Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Hanik Humaida, menjelaskan awan panas guguran tercatat terjadi pada pukul 02.11 WIB, 04.28 WIB, 04.30 WIB, 04.41 WIB, 06.02 WIB, 06.03 WIB, 06.31 WIB dan 17.58 WIB.

“Awan panas guguran tersebut tercatat memiliki jarak luncur paling jauh 1,8 km, dengan amplitude terbesar 44 mm dan durasi terlama 167 detik,” ujarnya, Minggu (28/3/2021). Selain awan panas guguran, pada hari yang sama juga teramati guguran lava sebanyak delapan kali dengan jarak luncur maksimal 900 meter.

Baca juga: Uang Pecahan Rp75.000 Kini Diedarkan Luas di Jogja, Yuk Tukar ke Bank!

Guguran lava kembali teramati cukup banyak pada Minggu (28/3/2021) dini hari. Dari pengamatan pukul 00.00 WIB-12.00 WIB, terjadi sebanyak 21 guguran lava ke arah barat daya dengan jarak luncur maksimal 1 km. Pada periode pengamatan yang sama, asap kawah juga teramati berwarna putih dengan intensitas tebal setinggi 300 meter di atas puncak.

Dengan aktivitas ini, status Gunung Merapi masih Siaga. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya meliputi sungai Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng dan Putih sejauh maksimal 5 km, serta pada sektor tenggara di sungai Gendol sejauh 3 km.