WFH Tak Harus 50 Persen, Pemda DIY Sesuaikan Kebutuhan OPD
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Sejumlah petugas pelayanan publik mengikuti vaksinasi masal dosis kedua di JEC, Senin (29/3). /Harian Jogja- Lugas Subarkah.
Harianjogja.com, JOGJA--Vaksinasi massal dosis kedua untuk petugas publik di DIY berlangsung mulai Senin (29/3/2021) di lokasi yang sama dengan dosis pertama, JEC. Vaksinasi dosis kedua ini akan berlangsung selama lima hari, Senin-Sabtu, dengan hari Jumat libur.
Kepala Dinas Kesehatan DIY, Pembajun Setyaningastutie, menuturkan sama seperti dosis pertrama, vaksinasi dosis kedua ini akan diberikan kepada 11.040 orang. Vaksinasi massal akan dilanjutkan pada minggu berikutnya dengan sasaran sebanyak 10.000 orang pada dosis pertama.
BACA JUGA : Jadwal Sudah Terbit, Catat Tanggal Vaksinasi Massal
“Minggu depan dengan sasaran guru, pelaku wisata, UMKM [Usaha Mikro Kecil Menengah] dan lansia. Lansianya agak banyak. Kalau kemaren hanya 100-an lansia, minggu depan kami alokasikan 1.000 lansia. Tapi kami masih menimbang untuk usia 70 tahun ke atas lebih baik di rumah sakit,” katanya.
Sementara untuk guru ditargetkan dalam vaksinasi masal minggu depan dapat terlaksana untuk sebanyak 4.000 guru. “Sebagian sudah dilaksanakan di kabupaten dan kota. Kami mau bantu percepatan,” ungkapnya.
AstraZeneca
Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan Covid-19, Berty Murtiningsih, menjelaskan di DIY, vaksin AstraZeneca mulai digunakan hari ini untuk Polri dan TNI. “Lewat kami, sudah ada tulisannya untuk TNI dan Polri. Ada sekitar 800 file, untuk 8.000 orang. tadi pagi sudah datang kelengkapannya,” ujarnya.
Vaksinasi AstraZeneca dilaksanakan mulai Senin (29/3), di Klinik Pratama Polresta Jogja. Wakapolda DIY, Brigjen Pol Raden Slamet Santoso, mengatakan Polda DIY mendapatkan jatah sebanyak 7.000 vaksin AstraZeneca. Adapun sebanyak 5.000 personel telah mendapatkan vaksinasi Sinovac.
BACA JUGA : Poltekkes Kemenkes Yogyakarta Gelar Vaksinasi Massal
Dengan demikian kedua jenis vaksin ini sudah memenuhi kebutuhan seluruh personel Polda DIY yakni 11.000, termasuk Polres dan Polsek. Vaksinasi AstraZeneca ditargetkan dapat selesai dalam tiga hari, meski tetap dengan memperhatikan kondisi kesehatan para personil.
Ia berharap setelah semuanya divaksin, pelayanan kepolisian dapat lebih optimal, khususnya para personel yang kerap bertugas di ruang publik, yang membuatnya rentan terpapar covid-19. “Insyaalloh dalam melaksanakan pelayanan kepada masyarakat dapat lebih maksimal,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Jenis garam untuk hipertensi, perbandingan sodium, dan pilihan lebih aman bagi kesehatan jantung dan tekanan darah.
Elon Musk sebut Neuralink "teknologi level Yesus". Klaim ambisius ini tuai kritik pakar karena kurangnya bukti ilmiah. Simak fakta selengkapnya di sini.
Wali Kota Jogja menemukan kandang ayam, sampah, dan pendangkalan saat susur Sungai Code, Pemkot rencanakan normalisasi.
Perbaikan Jalan R Agil Kusumadya Kudus tuntas, akses Demak–Kudus kini mulus dengan anggaran gabungan pusat dan daerah Rp40 miliar.
Maarten Paes tampil solid bawa Ajax Amsterdam ke final playoff Europa Conference League. Simak performa kiper Timnas Indonesia vs Groningen di sini.