Motor Terpental ke Jalur Berlawanan, Lansia Tewas Ditabrak Mobil
Pengendara motor berusia 70 tahun meninggal dunia setelah terlibat kecelakaan dengan mobil di Jalan Jogja-Solo Km 10,5 wilayah Berbah, Sleman.
Ilustrasi teater./JIBI
Harianjogja.com, BANTUL—Pemkab Bantul akan mengadopsi kota lama Kerajaan Mataram dalam pembangunan Taman Budaya Bantul (TBB) di Dusun Kamijoro, Kalurahan Sendangsari, Kapanewon Pajangan. Proyek di lahan seluas lima hektare tersebut menggunakan konsep catur gatra tunggal.
“Seperti kota lama Kerajaan Mataram, maka konsep yang digunakan yakni catur gatra tunggal. Nantinya ada elemen religi yang diwujudkan dengan keberadaan masjid, alun-alun sebagai tempat interaksi diwujudkan dalam bentuk plaza, ada pendopo sebagai implementasi pusat pemerintahan dan pusat UMKM sebagai bentuk dari konsep perekonomian,” kata Kundha Kabudayan Bantul, Nugroho Eko Setyanto, Minggu (28/3/2021).
Konsep ini, menurut Nugroho, telah masuk dalam detail enginering design (DED). Selain konsep catur gatra tunggal, Pemkab memastikan proyek senilai Rp150 miliar itu menggunakan Dana Keistimewaan (Danais). Untuk penyusunan DED dan masterplan menggunakan APBD Bantul 2021.
“Tempat ini tak hanya untuk menggelar pertunjukan seni dan budaya tingkat lokal dan nasional, tetapi juga internasional. Untuk nama sejauh ini masih Taman Budaya Bantul, tapi bisa berubah karena masih digodok dalam DED,” kata Nugroho. Dalam pembahasan dan penyusunan DED, Pemkab juga melibatkan banyak pihak, utamanya seniman.
Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih mengatakan pada 2021 DED Taman Budaya Bantul ditargetkan selesai. Saat ini ada sebanyak 19 pemilik lahan yang sepakat menjual tanah mereka ke Pemkab. Adapun anggaran untuk pembebasan lahan senilai Rp25 miliar. Setelah DED selesai, Halim mengatakan pada 2022 akan dimulai dibangun konstruksi untuk TBB dengan anggaran Rp130 miliar. "Jadi total anggaran mulai dari pembebasan lahan, DED dan pembangunan konstruksi lebih dari Rp150 miliar," kata Halim.
Dengan anggaran yang cukup besar, diharapkan TBB menjadi taman budaya berlevel internasional. "Jadi kalau ada pertunjukan pertukaran kebudayaan tidak memalukan," kata Halim.
Halim menyatakan Pemkab telah memikirkan matang terkait dengan lokasi TBB di Pajangan. Selain dekat dengan rencana outer ring road, Pemkab Bantul ingin mengembangkan perekonomian Bantul bagian barat. Karena selama ini, daerah barat masih belum banyak tersentuh. "Pertimbangan jangka panjang. Kami ingin Bantul sisi barat sebagai pusat pertumbuhan ekonomi. Diharapkan, taman budaya akan jadi pengungkit aktivitas ekonomi di sekitarnya," ucap Halim.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pengendara motor berusia 70 tahun meninggal dunia setelah terlibat kecelakaan dengan mobil di Jalan Jogja-Solo Km 10,5 wilayah Berbah, Sleman.
India minta WhatsApp tunda fitur username karena khawatir dipakai penjahat siber. WhatsApp membela diri dengan perlindungan berlapis. Fitur ini masih opsional.
Beta Mom, gaya asuh santai yang viral di TikTok dan Wall Street Journal. Lawan helicopter parenting, fokus pada fleksibilitas dan kebahagiaan ibu-anak.
Animaccord membantah tuduhan bahwa Masha and the Bear menjadi alat propaganda Rusia. Studio menegaskan serial itu hanya mengusung nilai persahabatan dan imajina
Maroko lebih diunggulkan menghadapi Kanada pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 berkat pengalaman, organisasi permainan, dan performa konsisten.
Pelaku usaha pigura di Sleman tertekan akibat kenaikan harga kaca dan kayu hingga 40 persen. Di saat yang sama, penjualan dilaporkan turun hingga 50 persen.