Usai Jenguk Orang Sakit, Belasan Warga Jatimulyo Positif Covid-19

Ilustrasi. - Freepik
02 April 2021 12:57 WIB Jumali Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL--Sebanyak 14 warga di Kalurahan Jatimulyo, Dlingo, Bantul, positif Covid-19 usai menjenguk seorang tokoh masyarakat setempat. Adapun tokoh masyarakat tersebut sebelum meninggal dunia ternyata telah terpapar positif Covid-19.

Penewu Dlingo Bantul Deni Ngajis Hartono mengatakan, kejadian terpaparnya ke-14 warga Kalurahan Jatimulyo, itu terjadi pada 12 hari lalu. Saat itu, salah satu tokoh masyarakat di Pandukuhan Gayam, Jatimulyo mengalami sakit. Mereka yang terpapar sempat menjenguk tokoh masyarakat tersebut di rumahnya. Meski tidak langsung berkontak, namun dalam perkembangannya, ke-14 warga tersebut ternyata terpapar Covid-19.

BACA JUGA : Sleman Kembali Dominasi Kasus Positif Covid-19

“Mereka diketahui positif Covid-19 setelah dilakukan tracing. Awalnya tokoh masyarakat tersebut tidak diketahui positif Covid-19. Namun, dalam perkembangannya, tokoh masyarakat itu meninggal dan dinyatakan positif Covid-19,” kata Deni, Jumat (2/4/2021).

Lebih lanjut Deni mengungkapkan, ke-14 warga tersebut saat ini telah menjalani isolasi mandiri sejak awal diketahui positif Covid-19. Bahkan, mereka sudah menjalani isolasi mandiri selama 12 hari. “Jadi sekarang mereka tinggal menyelesaikan isolasi 3-4 hari lagi. Sejauh ini belum ada penambahan jumlah yang terpapar Covid-19 untuk kasus ini,” terang Deni.

Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19 Bantul Sri Wahyu Joko Santoso mengatakan tracing telah dilakukan. Dari hasil tracing dinyatakan ada lebih dari 10 rumah terkena tracing. Alhasil sesuai zonasi PPKM mikro diberlakukan zona merah. Selain itu, ada pembatasan kegiatan di sekitar lokasi tersebut.

BACA JUGA : Update Kasus Covid-19 DIY 1 April 2021, Sleman & Bantul Mendominasi

“Pelacakan kontak erat sudah semua ditesting, sampai sekarang hasilnya sudah 28 orang positif. Namun, semua sudah isolasi,” ucap Sri.

Selain adanya klaster, tilik, Deni menambahkan, saat ini di kalurahan lainnya, angka positif Covid-19 juga mengalami peningkatan. Salah satunya di Kalurahan Muntuk, Dlingo. “Di sana ada 8 orang yang positif Covid-19. Tapi tidak ada klaster,” ucap Deni.