Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Ilustrasi mebel/Solopos- Sunaryo Haryo Bayu
Harianjogja.com, SLEMAN--Asosiasi Industri Permebelan dan Kerajinan Indonesia (Asmindo) menggelar pameran mabel dan ketajinan bertajuk Jogja Recovery Market. Event itu untuk memberikan semangat pemulihan kembali ekonomi di tengah pandemi covid-19.
Ketua panitia Jogja Recovery Market 2021 Ema Kartika Sari, menjelaskan dengan mengangkat tema Penjaga Api Kehidupan Pasca pandemi, acara ini menkadi bentuk dukungan Asmindo terhadap program pemerintah dalam rangka pemulihan ekonomi nasional.
Kegiatan pameran ini akan dilaksanakan selama tiga bulan, yakni mulai 24 Maret hingga 24 Juni mendatang. "Jumlah peserta pameran ada sebanyak 45 perusahaan yang berasal dari berbagai daerah seperti Jogja, Solo, Klaten, Semarang, Jepara, dan Pekalongan," ujarnya, Minggu (4/4/2021).
BACA JUGA : Jiffina 2020, Sultan Pengin Mebel yang Dipamerkan Ramah
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, mengatakan kegiatan ini menjadi upaya untuk meningkatkan kembali gairah pasar mebel dan kerajinan di masa pandemi seperti saat ini.
Menurutnya pameran ini merupakan bentuk kepedulian Asmindo DIY dalam rangka membantu para pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) untuk bertahan di masa pandemi. Melalui pameran ini, ia berharap UMKM yang ada di Sleman dapat mempromosikan dan memasarkan produk-produknya.
Ia menyebutkab saat ini di Kabupaten Sleman terdapat tidak kurang dari 68.382 UMKM. Menurutnya keberadaan UMKM ini sangat penting, mengingat UMKM merupakan struktur ekonomi terkuat dalam menghadapi kondisi ekonomi yang rawan.
BACA JUGA : Tak Terpengaruh Corona, Jiffina 2020 Tetap Sesuai Jadwal
UMKM adalah sektor ekonomi yang langsung melibatkan masyarakat dan memiliki daya dukung yang kuat. ”Saya berharap pameran Jogja Recovery Market 2021 ini dapat menjawab tantangan pengembangan UKM di era pandemi saat ini," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
PKB Sleman mengukuhkan pengurus DPAC di 17 kapanewon dengan keterwakilan perempuan minimal 30% dan menargetkan pengurus ranting tuntas November.
Sebanyak 12.176 titik panas terdeteksi di Indonesia. Karhutla membakar ratusan rumah di Bangka Selatan dan membuat udara Jambi berbahaya.
Framingham Risk Score membantu memperkirakan risiko penyakit jantung dan stroke dalam 10 tahun. Kenali faktor risiko dan pentingnya MCU.
Pit Lane Walk MotoGP Mandalika 2026 dipadati penonton yang ingin melihat motor balap, garasi tim, serta pembalap seperti Marc Márquez.
Pemerintah mematangkan kelembagaan BRAN, termasuk pembagian tugas, kewenangan, dan koordinasi dengan Kementerian ATR/BPN untuk menangani konflik agraria.