Pemerintah Tengah Indentifikasi Lahan dan Bangunan Terkena Tol Jogja-Bawen

Foto ilustrasi. - ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha
14 April 2021 21:27 WIB Abdul Hamied Razak Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN--Ketua Tim Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Satker Pelaksanaan Jalan Bebas Hambatan (PBJH) Semarang-Jogja Heru Budi Prasetyo mengatakan proses identifikasi lahan dan bangunan yang terdampak Tol Jogja-Bawen ditarget selesai April ini.

Kemudian, katanya, hasil identifikasi lahan dan bangunan diumumkan kepada warga terdampak. Pengumuman juga berbarengan dengan masa sanggah bagi warga terdampak. "Jadi kalau ada yang keberatan dengan hasil identifikasi tersebut bisa disampaikan saat itu. Masa sanggah waktunya selama 14 hari," ujar Heru, Senin (14/4/2021).

BACA JUGA: Sleman Diselimuti Zona Merah Covid-19, Ini Datanya

Setelah masa sanggah selesai dan hasil identifikasi lahan dan bangunan disepakati oleh warga terdampak, kata Heru, maka Tim Appraisal akan mendatangi warga untuk melakukan penilaian. "April setelah masa sanggah selesai, baru Tim Appraisal masuk," jelasnya.

Menurut Heru, sebagai Program Strategis Nasional (PSN) baik tol Jogja Bawen maupun Jogja Solo proses pembangunanya menjadi prioritas. "Nanti Jogja-Bawen akan menyambung dengan Jogja-Solo yang ke YIA. Cuma kapan pembangunan seksi 3 saya tidak tahu," kata Heru.