SD Muhammadiyah Sapen Pertahankan Gelar, Tarakanita Bumijo Cetak Sejarah di MLSC Jogja
SD Muhammadiyah Sapen kembali juara KU 12 MLSC Jogja. SD Tarakanita Bumijo I mencetak sejarah sebagai juara baru KU 10 dengan top skor 36 gol.
Tangkapan layar peta Sebaran Kasus Covid di DIY versi Pemda DIY. (corona.jogjaprov.go.id)
Harianjogja.com, SLEMAN- Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo mengklaim selama program vaksinasi Covid-19 berlangsung, tidak ada kendala yang dihadapi Sleman. Dikatakannya pula, wilayah zona merah yang banyak ditemukan di Sleman karena warga sadar dan mau menjadi target penelusuran epidemiologi (tracing).
"Kami nunggu adanya kiriman vaksin datang. Kalau kiriman vaksin datang langsung kita operasionalkan. Kita utamakan pelayan publik. Siapapun yang daftar, nanti langsung divaksin," kata Kustini saat meninjau pelaksanaan vaksin massal tenaga pendidik di Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK) Seni dan Budaya, Klidon, Sukoharjo, Ngaglik, Kamis (22/4/2021).
Menurut Kustini, Sleman termasuk zona merah karena masyarakat sadar dan mau untuk ditracing agar penyebaran tidak melebar. Termasuk kepatuhan masyarakat melakukan isolasi mandiri. "Tracing masif itu bagus sehingga temuannya banyak. Mungkin di lain tempat tidak ditracing. Seperti di (Dusun) Jongke, ada kasus langsung 300 warganya ditracing," kata Kustini.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman saat ini melakukan percepatan vaksinasi lansia dengan berbasis kewilayahan. Percepatan ini bertujuan untuk menjangkau seluruh lansia, termasuk yang belum mendaftar melalui website. Pendataan dilakukan secara manual melalui puskesmas dengan melibatkan RT, RW, Dukuh, Kalurahan, dan Kapanewon.
BACA JUGA: Trending Topic di Twitter, Warganet Heboh Bandingkan BPJS Kesehatan dengan Kitabisa
"Vaksinasi ini dilakukan sejak Senin (19/4/2021) atau Selasa (20/4/2021), dengan puskesmas sebagai koordinator. Waktu dan tempat vaksinasi ditentukan oleh puskesmas dengan mempertimbangkan jumlah sasaran, SDM, sarana dan prasarana, serta logistik vaksin dan penunjangnya," kata Kepala Dinkes Sleman Joko Hastaryo.
Joko menjelaskan, metode vaksinasi dapat dilakukan di puskesmas atau rumah sakit (RS) ataupun secara massal, menyesuaikan kebijakan dan kemampuan puskesmas. Keluarga ataupun warga Lansia yang belum mendaftar melalui link pendaftaran, katanya, bisa meminta informasi terkait program percepatan ini kepada Kader, RT/RW, Dukuh, dan Puskesmas setempat.
Adapun target capaian vaksinasi dalam sepekan ini mencakup hingga sekitar 20.000 lansia di seluruh kapanewon. "Ya, sekitar 500 sampai 1000 lansia per wilayah yang tersebar di 25 Puskesmas se-Kabupaten Sleman. Lansia yang telah mendaftar menjadi prioritas utama," kata Joko.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
SD Muhammadiyah Sapen kembali juara KU 12 MLSC Jogja. SD Tarakanita Bumijo I mencetak sejarah sebagai juara baru KU 10 dengan top skor 36 gol.
Jadwal SIM Keliling Jogja Selasa 29 September 2026 tersedia di sejumlah lokasi. Cek jam layanan, syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 29 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan tiap stasiun dan tarif KRL Rp8.000.
Pemilih lintas domisili diminta diatur dalam revisi UU Pemilu, termasuk soal representasi politik bagi warga yang mencoblos jauh dari daerah asal.
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengingatkan 87 calon lurah untuk menghindari politik uang menjelang Pilur 2026.
Dua narapidana Lapas Cibinong diperiksa setelah ditemukan Ombudsman di area SAE yang disebut sebagai klaster mewah.