Proyek Jembatan Kewek Dimulai, Target Rampung Akhir 2026
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Gunung Merapi dilihat dari Jurangjero, Srumbung, Kabupaten Magelang, 7 Januari 2021. /Harian Jogja-Nina Atmasari
Harianjogja.com, SLEMAN- Aktivitas guguran Gunung Merapi mengalami peningkatan signifikan pada Jumat dan Sabtu (23-24/4/2021). Kedua kubah lava yang menjadi sumber dari guguran terus tumbuh, dengan volume kubah lava tengah kawah mencapai 1,79 juta meter kubik.
Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Hanik Humaida, menjelaskan pada Jumat (23/4/2021) selama 24 jam terjadi sebanyak empat kali awan panas guguran dengan jarak luncur maksimal 2 km, tinggi kolom 300 meter, mengarah ke barat daya. “Guguran lava pijar teramati sebanyak 36 kali dengan jarak luncur maksimal 1 km ke arah barat daya,” ujarnya, Minggu (25/4/2021).
Kemudian pada Sabtu, Gunung Merapi memuntahkan sebanyak 17 guguran lava pijar dengan jarak luncur maksimal 1,7 km ke arah barat daya. Sedangkan awan panas guguran terjadi empat kali dengan jarak luncur maksimal 1,3 km ke arah barat daya dan 700 meter ke arah barat daya.
Baca juga: Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Manokwari, Tak Berpotensi Tsunami
Awan panas guguran ini pertama kalinya terjadi di arah tenggara, yang merupakan guguran dari kubah lava tengah kawah. Semenatara untuk guguran lava pijar dari kubah lava tengah kawah sudah beberapa kali terjadi dengan jarak luncur yang masih relative pendek.
Pada pengamatan terakhir yakni Rabu (21/4/2021), berdasarkan analisis morfologi foto area puncak, kubah lava sektor barat daya memiliki volume sebesar 1.069.600 meter kubik dengan laju pertumbuhan 11.900 meter kubik per hari. Adapun volume kubah lava tengah kawah yakni sebesar 1.794.000 meter kubik.
Dalam pengamatan sepekan pada 16-22 April, BPPTKG mencatat total telah terjadi sembilan kali awanpanas guguran dengan jarak luncur maksimal 1,8 km ke arah barat daya dan terekam pada seismogram dengan amplitudo maksimal 60 mm dan durasi 138 detik. Guguran lava teramati sebanyak 144 kali dengan jarak luncur maksimal 1,6 km ke arah barat daya dan dua kali ke arah tenggara dengan jarak luncur 400 meter.
Pada aktivitas kegempaan, selama sepekan tercatat sembilan kali Awanpanas guguran (AP), 12 kali gempa Vulkanik Dangkal (VTB), 156 kali gempa Fase Banyak (MP), 924 kali gempa Guguran (RF), 14 kali gempa Hembusan (DG) dan empat kali gempa Tektonik (TT). “Intensitas kegempaan pada minggu ini lebih tinggi dibandingkan minggu lalu,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Jadwal perpanjangan SIM Sleman Agustus 2026 di Satpas, MPP, SCH, dan SIMMADE lengkap dengan syarat, lokasi, dan jam pelayanan.
Jadwal SIM Keliling dan Samsat Keliling malam di SSA Bantul Agustus 2026 lengkap dengan syarat perpanjangan SIM dan layanan PKB tahunan.
Perpanjang SIM A dan C di Kulonprogo lebih mudah melalui SIM Keliling. Jadwal lengkap dan lokasi Harian Jogja.
Berbagai inovasi layanan disiapkan guna mempermudah masyarakat di wilayah Bumi Handayani dalam mengurus masa berlaku dokumen berkendara.
Simak daftar lengkap jalur Trans Jogja aktif beserta tarif terbaru dan sistem pembayaran nontunai di Yogyakarta.