Pekan Pendidikan Jogja Digelar di DIY untuk Wujudkan Merdeka Belajar

Kepala Disdikpora DIY Didik Wardaya (kanan) dan Kepala BBPPMPV Seni dan Budaya Sarjilah (tengah). - Ist.
30 April 2021 07:47 WIB Sunartono Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Disdikpora DIY bersama 11 UPT Kemendikbud kembali menggelar Pekan Pendidikan Jogja ke-4 pada Minggu (2/5/2021) hingga Sabtu (8/5/2021). Agenda pendidikan itu diarahkan untuk mewujudkan program merdeka belajar yang digulirkan Kemendikbud.

Kepala Disdikpora DIY Didik Wardaya menjelaskan Pekan Pendidikan Jogja ke-4 merupakan event kolaborasi bersamaan dengan Hari Pendidikan Nasional, antara UPT Kemendikbud sebagai perwakilan Pemerintah Pusat dengan daerah, dalam hal ini Disdikpora DIY. Berbagai kegiatan diarahkan untuk mewujudkan program merdeka belajar yang telah banyak dirasakan oleh insan pendidikan baik guru maupun siswa.

"Program Merdeka Belajar diangkat dalam tema kegiatan ini. Secara umum program ini telah banyak dirasakan, mulai dari guru yang sebelumnya terbebani administrasi, saat ini kewajiban administrasinya dipangkas, begitu juga transfer dana BOS yang langsung dari Kementerian Keuangan ke rekening sekolah, perwujudan Merdeka Belajar ini akan kami elaborasi dalam event ini," kata Didik, Kamis (28/4/2021).

Kepala Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi (BBPPMPV) Seni dan Budaya Sarjilah menambahkan secara khusus tema yang diangkat dalam kegiatan ini adalah Serentak Bergerak Mewujudkan Merdeka Belajar. Event pendidikan yang melibatkan berbagai instansi pendidikan di DIY ini sekaligus mengingatkan untuk bersama-sama merealisasikan Merdeka Belajar.

"Untuk kegiatan digelar secara luring dan daring. Luringnya di Kantor BBPPMPV di Ngaglik, Sleman, pembukaan dan beberapa kegiatan pameran, dengan protokol kesehatan ketat. Sedangkam untuk daring akan diunggah secara langsung melalui kanal Youtube 11 UPT Kemendikbud," ujarnya.

Ia menambahkan pameran akan menyajikan berbagai karya guru dan siswa. Selain itu ada pameran seni budaya, pameran cagar budaya, hingga pameran virtual arkeologi dan art performance. Pertunjukan seni budaya akan melibatkan siswa SMA/SMK yang memiliki bakat dan kelebihan di bidang seni. Webinar akan mengupas banyak tentang merdeka belajar dalam berbagai perspektif dengan narasumber berkompeten.

"Selain itu ada kegiatan diskusi film secara daring dan ziarah ke Makam Ki Hajar Dewantara. Pameran cagar budaya akan menyajikan foto dan narasi tentang sekolah bersejarah di Jogja yang masih eksis sampai saat ini," ujarnya.