Ini Imbauan Pemkab Bantul Agar Tragedi Sate Beracun Tak Terulang

Sekda Bantul Helmi Jamharis (kiri) dan Kepala Dinas Kesehatan Bantul Agus Budi Raharjo saat menyampaikan kondisi terkini soal Covid 19 di kantor Dinas Kesehatan setempat, Selasa (24/3/2020). - Harian Jogja/Ujang Hasanudin
01 Mei 2021 07:17 WIB Newswire Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL--Kasus sate beracun di Bantul mengundang perhatian banyak pihak termasuk pemerintah kabupaten setempat.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul mengimbau masyarakat lebih waspada ketika menerima paket makanan yang identitas pengirimnya tidak jelas. Kasus kematian Naba Faiz Prasetya (10) usai mengonsumsi takjil harus menjadi pelajaran.

“Kalau menerima paket yang tidak diketahui identitas pengirimnya lebih baik dikembalikan. Jangan sampai kasus terulang lagi,” kata Sekda Bantul Helmi Jamharis, Jumat (30/4/2021).

BACA JUGA: Ini Syarat Perjalanan Lion Air Group Terbaru Masa Mudik

Sekda juga meminta driver ojek online (ojol) untuk lebih teliti. Jika menerima order di luar aplikasi harus jelas identitas pengirimnya. Ketika paket yang dikirim ditolak pengemudi ojol bisa mengembalikan kepada pengirimnya. “Lebih baik gunakan aplikasi saja, jika terpaksa minta identitas pengirimnya,” katanya.

Hal senada juga disampaikan Kapolres Bantul, AKBP Wachyu Tri Budi Sulistiyono. Menurutnya menjelang busa puasa dan lebaran masyarakat harus hati-hati menerima kiriman paket makanan. Jika tidak mengenali lebih baik makanan itu dikembalikan. 11 TPS Gelar Pemungutan Ulang, Begini Penjelasan KPU Bantul “Kalau tidak jelas lebih baik dikembalikan,” katanya.

Artikel ini telah tayang di yogya.inews.id dengan judul "Ini Imbauan Pemkab Bantul agar Takjil Maut Tak Terulang".

Sumber : iNews.id