Penataan Parangtritis Ditarget Kelar Sebelum Lebaran, Ini yang Berubah

Wisatawan sedang menikmati bermain pasir di Pantai Parangtritis. - Harian Jogja/Jumali
02 Mei 2021 20:37 WIB Jumali Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL--Rencana penataan kawasan Pantai Parangtritis yang akan digelar mulai Senin (3/5/2021) mendapatkan dukungan dari sejumlah pedagang.

“Kami mendukung langkah dari Pemkab yang menata kawasan Parangtritis. Agar tidak semrawut, dan pengunjung merasa nyaman,” kata salah satu pedagang di Pantai Parangtritis, Maryono, Minggu (2/5/2021).

Kepala Desa Parangtritis, Kretek, Topo mengatakan penataan kawasan Pantai Parangtritis tahap awal dilakukan Senin (3/5/2021) dengan memasang papan larangan berjualan di sejumlah titik kawasan pantai, khususnya di Padukuhan Mancingan.

Nantinya, usaha sewa payung, usaha kelapa muda dan beberapa jasa usaha lainnya di antaranya komunitas ATV, komunitas usaha sewa trail, usaha sewa jeep, dan sewa kuda wisata akan diminta untuk beroperasional di area conblok dan tidak berjejer hampir mepet dengan bibir pantai.

“Dan hal ini sudah dikoordinasikan dengan pedagang. Jadi tidak ada masalah. Besok mulai dipasang papan larangan, dan target sebelum lebaran, mereka sudah menempati zona yang tepat. Karena penataan ini tujuannya agar tidak terlihat semrawut,” kata Topo.

Kepala Dinas Pariwisata Bantul, Kwintarto Heru Prabowo di Bantul mengatakan telah melakukan diskusi dengan beberapa kelompok pelaku usaha di kawasan pantai.

“Pada prinsipnya terkait rencana penataan kawasan Parangtritis semuanya sepakat, dan Insya Allah Senin depan akan kita pasang papan larangan berjualan," ungkapnya.

Nantinya, dalam penataan Dispar tidak hanya melibatkan pedagang, namun juga Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Kepolisian, TNI, termasuk jajaran kecamatan dan kelurahan.

BACA JUGA: Terjerat Utang, Karyawan Kafe di Sleman Gelapkan Penjualan Mesin Kopi

"Semuanya telah sepakat, dan siap menyukseskan termasuk kelurahan maupun kecamatan. Untuk tahapan Insya Allah mulai hari ini persiapan untuk membuat papan larangan berjualan," katanya.

Kwintarto menyebut penataan kawasan Pantai Parangtritis perlu dilakukan sebab wilayah pantai itu sekarang dinilai semrawut, mulai dari para pedagang yang membuka lapak di zona yang tidak tepat, aktivitas usaha ATV serta mobil Jeep yang tidak menempati jalur tepat. Selain itu, dengan penataan tersebut, keberadaan kotoran dari laut juga warung akan mudah dibersihkan.

Selain itu, penataan kawasan pantai Parangtritis juga dilakukan untuk menyambut masa libur Lebaran mendatang. Sebab, diperkirakan jumlah pengunjung akan meningkatkan dibandingkan hari biasa.

“Jadi nanti sewa payung akan ditata jumlahnya dibatasi, dan jalur 'bendi' ada track sendiri di jalur basah, juga ATV, dan mobil Jeep," ucapnya.