Digelar Sederhana, HUT ke 105 Sleman Tanpa Kirab Tombak Kyai Turunsih

Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo memotong tumpeng saat merayakan HUT ke 105 Kabupaten Sleman, Senin (17/5/2021). - Ist.
18 Mei 2021 08:37 WIB Abdul Hamied Razak Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN- Seperti tahun lalu, peringatan hari jadi ke-105 Kabupaten Sleman pada tahun ini kembali digelar secara sederhana. Hal ini mengingat adanya pandemi Covid-19 yang saat ini tengah dihadapi masyarakat.

Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo mengatakan berbagai kegiatan menjelang perayaan HUT Kabupaten Sleman digelar meriah. Namun sejak pandemi Covid-19 melanda dunia tahun lalu, rangkaian kegiatan ulang tahun ditiadakan. Perayaan HUT pun digelar secara sederhana namun tetap khidmat.

BACA JUGA : Peringati HUT Kabupaten Sleman, Pemkab Bagikan Paket

"Misalnya kirab Bedhol Projo dan kirab pusaka Tombak Kyai Turunsih yang biasa diadakan di lapangan Denggung, kini ditiadakan. Padahal ini acara puncak yang banyak ditunggu oleh masyarkat," kata Kustini usai Sidang Paripurna Istimewa dalam rangka peringatan ke-105 Hari Jadi Kabupaten Sleman di DPRD Sleman, Senin (17/5/2021).

Sebagai penggantinya, lanjut Kustini, Pemkab menggelar pemotongan tumpeng. Kegiatan tersebut digelar dengan tetap menerapkan protokol kesehatan demi mencegah penularan Covid-19. "Kami berharap pada usia ke-105, masyarakat Sleman senantiasa memberikan dukungan dan berpartisipasi secara aktif dalam pelaksanaan kegiatan pemerintahan dan pembangunan di Sleman," kata Kustini.

Menurutnya, berkat dukungan dan peran aktif masyarakat dalam berbagai kegiatan pembangunan, saat ini banyak penghargaan yang berhasil diraih oleh Pemkab Sleman ditingkat nasuional. Di antaranya penghargaan tingkat nasional Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) 2019 dengan predikat “A” dari Menteri PANRB.

BACA JUGA : HUT Sleman, Ini Ragam Kegiatannya

“Kami berharap prestasi yang telah diraih dapat dipertahankan dan ditingkatkan di tingkatkan tentu demi terwujudnya Sleman yang lebih sejahtera," ucapnya.

Ketua Panitia HUT Sleman ke 105 Kunto Riyadi menambahkan beberapa kegiatan memperingati HUT Sleman diadakan secara sederhana dan tetap mematuhi protokol Kesehatan. Diantaranya yakni jamasan pusaka Tombak Kyai Turunsih, Bhakti Sosial pemberian bantuan paket sembako di 17 kapanewon, operasi katarak gratis hingga seminar terkait efektivitas vaksinasi Covid-19.

Ketua DPRD Sleman Haris Sugiharta berharap agar Pemkab segera mengoptimalkan potensi lokal untuk penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi masyarakat. Pemkab juga diminta untuk merealisasikan program-program kerja yang sudah dicanangkan. Baik untuk sektor perdagangan, agrobisnis, pariwisata maupun sektor lainnya.

Menurut Haris, pengembangan potensi lokal berbasis komoditas ini menjadi salah satu kunci untuk menggerakkan dan memulihkan aktivitas perekonomian masyarakat. Strategi pengembangannya juga membutuhkan pemanfaatan teknologi dan inovasi.

BACA JUGA : HUT Sleman Ke 105, PUDAM Sleman Terus

"Segala sumberdaya manusia dan sumberdaya alam harus dikerahkan untuk optimalisasi potensi lokal. Gerakkan media sosial untuk sarana promosi," katanya.