Prakiraan Cuaca DIY Kamis 29 Oktober, Sleman Berpotensi Hujan Petir
Prakiraan cuaca DIY Kamis, 29 Oktober 2026, meliputi hujan ringan hingga sedang di sejumlah wilayah. Simak suhu dan kelembapannya.
Rektor Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta Muhammad Irhas Effendi (kiri). /Harian Jogja-Sunartono
Harianjogja.com, JOGJA—Rektor Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta Muhammad Irhas Effendi memberikan catatan penting terkait penerapan program memperdengarkan lagu Indonesia Raya pada instansi dan tempat publik di DIY. Salah satunya kewajiban untuk mematuhi dan menjalankan sikap hormat dan berdiri tegak kepada semua yang hadir saat lagu tersebut dinyanyikan.
Irhas mendukung program tersebut karena sejalan dengan UPN sebagai kampus bela negara yang terus berupaya menumbuhkan rasa nasionalisme. Tetapi ia memberikan catatan penting, perlunya sosialisasi program tersebut ke masyarakat. Terutama jika diperdengarkan di ranah publik seperti Pasar Beringharjo.
“Mudah-mudahan pihak terkait sudah mensosialisasikan sehingga memahamkan kepada masyarakat bahwa ada UU No.24/2009 Pasal 62 yang menyatakan bahwa setiap orang yang hadir pada saat Lagu Kebangsaan Indonesia Raya diperdengarkan wajib berdiri tegak dengan sikap hormat. Ini harus menjadi catatan penting untuk dipatuhi,” katanya, Rabu (19/5/2021).
Baca juga: Tangkal DBD, Sleman Luncurkan Program Si Wolly Nyaman, Apa Itu?
Ia menilai ada sesuatu yang perlu dijaga bersama-sama agar setiap memperdengarkan lagu Indonesia Raya betul-betul dianggap sebagai pernyataan kebangsaan. Maka dalam UU No.24/2009 Pasal 62 ada tata caranya yang hadir wajib berdiri tegak dengan sikap hormat.
“Tentu ada kekhawatiran bagaimana jika adanya pihak yang tidak dengan sikap hormat. Karena jam 10 saat waktu diperdengarkan itu saat waktu orang sibuk bekerja,” ujarnya.
Ia berharap jangan sampai ada pihak yang menyanyikan seenaknya ketika diperdengarkan di ranah publik, karena bisa mengurangi kesakralan. UPN Veteran Jogja telah menerapkan program tersebut dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya pada acara resmi.
“Berdiri tegak dengan sikap hormat pasti dilakukan, semoga ada implementasi untuk bagaimana cara mengawasi agar semua orang bisa berdiri tegak dengan sikap hormat,” katanya.
Baca juga: Tak Bisa Berenang, Remaja 12 Tahun Tewas Tenggelam di Sungai Lepo Bantul
Irhas menyinggung Pasal 59 UU tersebut, lagu Indonesia Raya wajib diperdengarkan antara lain untuk menghormati presiden & wapres, sidang MPR/DPR, acara resmi negara dan menghormati tamu kepala negara serta acara internasional. Selain itu, ada yang bersifat dapat atau boleh dinyanyikan dan diperdengarkan sebagai pernyataan kebangsaan.
“Program Indonesia Raya Bergema ini masuk kategori yang dapat. Prinsipnya UPN tetap memberikan dukungan pada upaya menumbuhkan rasa nasionalisme melalui lagu kebangsaan,” katanya.
Ketua Pusat Studi Pancasila (PSP) UPN Veteran Jogja Lestanta Budiman mengapresiasi program Indonesia Raya Bergema hingga diterbitkannya Surat Edaran Gubernur DIY tentang memperdengarkan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya setiap pukul 10.00 WIB. Bahkan lagu tersebut akan diperdengarkan di tempat publik, salah satunya Pasar Beringharjo.
Namun ia justru lebih setuju memperdengarkan lagu kebangsaan secara umum. Alasannya, ketika lagu Indonesia Raya dinyanyikan di tempat publik dikhawatirkan menimbulkan masalah karena ada prosedur hukum yang mengaturnya dan berpotensi melunturkan kesakralan.
“Karena ketika diperdengarkan di tempat publik berpotensi tidak semua orang mendengarkan dengan menghormatinya, ada yang seenaknya, karena di saat waktu sibuk. Maka sosialisasi harus dilakukan, untuk memberikan pemahaman,” katanya. (Sunartono)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Prakiraan cuaca DIY Kamis, 29 Oktober 2026, meliputi hujan ringan hingga sedang di sejumlah wilayah. Simak suhu dan kelembapannya.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja Minggu 1 Oktober 2026 melayani lima tujuan dengan tarif Rp80.000. Simak jam keberangkatan bus dari bandara.
Jadwal KA Bandara YIA Minggu 1 November 2026, tersedia untuk layanan reguler dan Xpress. Simak jam keberangkatan dan kedatangan.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Minggu 1 November 2026 tersedia 10 perjalanan. Simak jam keberangkatan dari kedua stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 1 November 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 1 November 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Simak jadwal lengkap setiap stasiun.