Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Bendera Indonesia. /Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN- Menanggapi SE Gubernur tentang Indonesia Raya bergema, Kepala Pusat Studi Pancasila (PSP) UGM, Agus Wahyudi, menjelaskan SE itu tidak bermasalah sejauh tidak mengurangi dan membatasi hak-hak sipil dan politik warga negara yang juga diatur dalam Undang-Undang.
“Kita tahu itu hanya merupakan imbauan dan sama sekali bukan pemaksaan. Hal yang patut dikritisi adalah kemungkinan dampaknya terhadap apa yang dianggap sebagai nasionalisme itu sendiri,” katanya.
Kekhawatiran jika lagu Indonesia raya diperdengarkan secara terus menerus, lanjutnya, apalagi jika dipaksakan oleh sebuah otoritas negara, cukup masuk akal justru akan mengalami distorsi makna sakralnya. “Pasti juga tidak akan membantu menumbuhkan atau memperkuat kesadaran makna dan praktek nasionalisme yang semakin sehat,” katanya.
Baca juga: Peringati 23 Tahun Reformasi, Masyarakat Sipil di Jogja Soroti Pemberangusan KPK
Menurutnya, fungsi dan kegunaan SE Guburnur hanya melayani aspek emosi dan affect dalam rangka pembinaan nasionalisme yang sehat itu. Jika warga negara menerima dan menganggap baik dengan menjalankannya secara sukarela, misalnya kebiasaan menyanyikan lagu kebangsaan, tanpa paksaan dan tekanan, itu akan lebih kuat dan positif dampaknya, daripada jika dipaksakan.
“Tetapi ini tidak cukup untuk pertumbuhan dan upaya menghadapi tantangan nasionalisme yang pasti lebih kompleks. Karena nasionalisme yang sehat tidak hanya dapat ditopang oleh yell yell, simbol-simbol dan merdunya lagu lagu yang diperdengarkan, tetapi oleh aksi dan tindakan dan pilihan moral dalam membuat keputusan hidup menata kehidupan bersama,” ujarnya.
Maka kesimpulannya kata dia, sementara dilihat dahulu prakteknya akan seperti apa, pengalaman ini nanti mungkin juga bisa merangsang riset empirik di masa depan dalam dunia ilmu pengetahuan tentang hubungan kebijakan semacam itu dan nasionalisme.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis15 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap dan tarif KRL Rp8.000.
DPRD Sleman mengimbau warga mengurangi pembakaran sampah, membatasi aktivitas luar ruang, dan menggunakan masker untuk mengurangi paparan debu dan asap.
Google merilis Gemini 4 Argon secara global untuk pengembang, perusahaan, dan pelanggan berbayar. Simak harga API, fitur, dan akses gratis terbatas.
Komisi B DPRD Kota Jogja mendorong penguatan City of Festival untuk memperpanjang lama tinggal wisatawan dan meningkatkan belanja di usaha lokal.
Kenali lima keterampilan mengemudi mobil, mulai dari parkir di ruang sempit, menghadapi tanjakan, menjaga jarak, memeriksa blind spot, hingga menangani ban boco