Polda DIY Dalami Dugaan Mafia Tanah di Sleman, Empat Saksi
Polda DIY memeriksa empat saksi dan menyurati BPN dalam penyelidikan dugaan mafia tanah yang menimpa ahli waris Komaridin di Sleman.
Bendera Indonesia. /Freepik
Harianjogja.com, BANTUL - Sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) di Bantul telah mengikuti instruksi pemutaran lagu Indonesia Raya. Sekolah bahkan lebih dahulu terapkan aturan ini bebetapa tahun silam.
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Bantul, Isdarmoko menjelaskan dalam pendidikan karakter, sekolah-sekolah di Bantul sudah memutar lagu Indonesia Raya setiap akan memulai pelajaran. "Sudah dilaksanakan setiap awal pelajaran. Jadi kalau ini ada Gema Indonesia Raya kemudian dilaksanakan pukul 10.00 WIB ini menjadi hal yang baru," tuturnya Jumat (21/5/2021).
Dijelaskan Isdarmoko pemutaran lagu Indonesia Raya merujuk pada Permendikbud No.23/2015 tentang penumbuhan budi pekerti. Terkait ada edaran dari Gubernur DIY, Isdarmoko masih berkoordinasi dengan Pemkab Bantul apakah pemutaran di sekolah turut digeser dari yang mulanya pagi sebelum mulai pembelajaran ke pukul 10.00 WIB.
Baca juga: Kader PDIP: Eks Menkes Terawan Disingkirkan Mafia Vaksin Covid-19
"Ini saya tadi baru saja sengan Asisten Sekretaris Daerah, kemungkinan pemutaran tidak pukul 10.00 WIB, karena jam itu jam-jam nanggung. Kemungkinan nanti kita di Bantul diawali pagi sebelum pelajaran. Jadi bel masuk itu nanti dimulai dengan Indonesia Raya, kayaknya seperti itu, saya belum mengatakan ini pasti," tambahnya.
Dari segi sarana prasarana, sekolah jelas siap untuk melaksanakan aturan tersebut. Sementara untuk Kantor Disdikpora, disebutkan Isdarmoko, pemutaran lagu Indonesia Raya telah dilakukan sejak dua hari lalu. "Sudah di kantor kami, OPD di Bantul sudah melaksanakan. Dua hari ini," terangnya.
Secara pribadi, Isdarmoko sangat mendukung adanya kebijakan ini. "Saya kira juga bagus karena belum semuanya ASN itu hafal lagu Indonesia Raya. Padahal itu kan untuk menumbuhkan nasionalisme dan patriotisme. Sehingga perlu dipupuk rasa kebangsaan ini, salah satunya dengan kebijakan ini. Jangan sampai pegawai negeri tidak hafal Pancasila, lagu Indonesia Raya itu kan memalukan karena sebagai panutan," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polda DIY memeriksa empat saksi dan menyurati BPN dalam penyelidikan dugaan mafia tanah yang menimpa ahli waris Komaridin di Sleman.
Jadwal lengkap KRL Jogja-Solo Jumat 24 Juli 2026, berangkat mulai pukul 05.05 WIB dari Stasiun Yogyakarta dengan tarif tetap Rp8.000.
Tes genomik membantu mendeteksi risiko penyakit lebih dini sekaligus memberikan rekomendasi nutrisi dan gaya hidup berdasarkan analisis DNA.
Trump menegaskan kesepakatan nuklir sipil AS-Arab Saudi hanya disetujui jika Riyadh bergabung dalam Perjanjian Abraham.
Gibran meminta AJBI memperkuat ekosistem beasiswa bagi Indonesia timur untuk menyiapkan SDM unggul melalui penjaringan talenta sejak SMA.
Seorang konsultan pajak resmi mendaftar sebagai bakal calon lurah Srimartani dan membawa visi pengembangan potensi pariwisata serta ekonomi kalurahan.