Puluhan Warga 2 Kalurahan di Bantul Terpapar Covid-19

Ilustrasi. - Freepik
30 Mei 2021 11:17 WIB Jumali Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL - Puluhan warga di dua kalurahan di dua kapanewon berbeda di Bantul terpapar Covid-19. Mereka saat ini menjalani isolasi dan perawatan di selter kabupaten dan sejumlah rumah sakit rujukan Covid-19.

Lurah Panggungharjo, Kapanewon Sewon, Wahyudi Anggoro Hadi mengatakan ada sebanyak 26 warga di kalurahan nya dinyatakan positif Covid-19. Mereka terdeteksi positif Covid-19 setelah hasil uji swab keluar beberapa waktu lalu. Ke-26 warga ini saat ini menjalani isolasi mandiri dan sisanya menjalani perawatan di selter milik kabupaten dan sejumlah rumah sakit rujukan Covid-19.

BACA JUGA : 15 Kalurahan di Jogja Zona Merah Covid

Wahyudi menambahkan, penularan Covid-19 yang membuat 26 warga dinyatakan positif berawal dari empat warganya yang memeriksakan diri ke rumah sakit usai Lebaran. Mereka memeriksakan diri karena bergejala dan setelah dilakukan pemeriksaan dinyatakan positif Covid-19.

“Untuk asal berasal dari berbagai sumber. Sehingga belum bisa dikatakan klaster,” kata Wahyudi, Minggu (30/5/2021).

Setelah dinyatakan positif, petugas dari Satgas Kalurahan melakukan tracing kontak erat dan didapatkan ada 26 warga terpapar Covid-19.  Jumlah warga yang terpapar ini bisa saja bertambah, mengingat hasil uji swab belum semuanya keluar.

“Harapannya, tidak ada penambahan lagi,” terangnya.

Lebih lanjut Yudi mengungkapkan, saat ini mereka yang dinyatakan positif menjalani isolasi mandiri dan sisanya menjalani isolasi di selter kabupaten dan rumah sakit rujukan Covid-19. Sedangkan untuk warga yang hasil uji swabnya belum keluar, tetap menjalani isolasi mandiri.

Selain itu, sampai saat ini tidak ada RT yang masuk zona merah, sesuai dengan aturan PPKM Mikro. “Kami berharap warga untuk memperketat gerakan 5 M. Agar penularan bisa dicegah,” katanya.

BACA JUGA : Lima Kalurahan di Kota Jogja Zona Merah Covid-19

Sementara Lurah Caturharjo, Pandak, Wasdiyanto mengatakan saat ini ada 15 warga di wilayahnya yang masih menjalani perawatan di selter kabupaten maupun rumah sakit rujukan Covid-19. Adapun kasus penularan Covid-19 di Caturharjo, kali pertama diketahui, saat salah satu warga memeriksakan diri ke rumah sakit. Dari hasil pemeriksaan, warga tersebut dinyatakan positif Covid-19.

Oleh satgas kalurahan setempat dilakukan tracing dan uji swab kepada mereka yang sempat kontak erat dengan warga positif Covid-19. Alhasil ada sekitar 20 orang dinyatakan positif Covid-19. Dalam perkembangannya, lima pasien sudah dinyatakan sembuh. Sisanya, ada 15 yang masih harus menjalani perawatan.

“Untuk sementara kegiatan sosial dan kegiatan lainnya kami tiadakan. Sembari menunggu mereka sembuh,” terangnya.