Singapura Kembali Jadi Kota Paling Layak Huni di Asia Tenggara
Singapura menjadi kota paling layak huni di Asia Tenggara versi Monocle 2026 dan menempati peringkat ke-14 dunia berkat keamanan, stabilitas, dan kemudahan beru
Kawasan Industri Piyungan./Harian Jogja
Harianjogja.com, BANTUL- Pemerintah Kabupaten Bantul menegur pengelola Kawasan Industri Piyungan (KIP), PT Yogyakarta Isti Pratama (YIP) menyusul belum ada perkembangan signifikan untuk pengembangan kawasan tersebut. Teguran dilakukan beberapa waktu lalu sebagai upaya Pemkab Bantul untuk mempercepat pengembangan KIP.
“Saya memberikan teguran kepada PT YIP. Kok nggak ada progres. Katanya sanggup datangkan investor,” kata Bupati Bantul Abdul Halim Muslih, Kamis (3/6/2021).
Halim mengungkapkan, tujuan dari pemberian teguran yang dilakukan oleh Pemkab Bantul kepada PT YIP adalah agar ada percepatan pembangunan dan pengembangan untuk menjaring investor lebih banyak di KIP.
Sebab, selama enam tahun mengelola KIP, PT YIP yang memiliki kewenangan untuk lahan seluas 85 hektare di kawasan itu, baru digunakan 6,5 hektare.
BACA JUGA: Pemda DIY Angkat Bicara Soal Penolakan Pemakaman Pasien Covid-19 dengan Prokes di Bantul
Oleh karena itu Pemkab khawatir, sisa sewa 14 tahun yang dimiliki oleh PT YIP akan tidak optimal dan berdampak kepada pertumbuhan ekonomi di Bantul.
“"Saya khawatir ini akan berpengaruh pada minat calon investor, karena waktu sewanya tinggal 14 tahun.
Pemkab sendiri berkomitmen untuk menganggarkan dan membangun akses jalan menuju ke lokasi industri tersebut,” terangnya.
Lebih lanjut Halim mengungkapkan Pemkab telah menganggarkan dana Rp39 miliar untuk pembebasan lahan dan pembangunan infrastruktur akses masuk dan keluar ke KIP. Selain itu Pemkab memiliki kepentingan terhadap KIP sebagai upaya penyerapan tenaga kerja, pertumbuhan ekonomi, kemitraan masyarakat, dan penanggulangan kemiskinan.
“Sehingga semakin cepat berkembang, KIP ini akan semakin cepat pula memberikan dampak positif kepada sektor-sektor lainnya,” ucap Halim.
Terpisah, Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Dan Perindustrian Bantul, Agus Sulistyana mengatakan PT YIP sudah membuat zonasi-zonasi industri di KIP. Namun, sampai saat ini belum semua lahan dipergunakan. Sementara Pemkab juga sedang mempersiapkan kawasan industri lainnya, yakni di Sedayu. Bahkan, saat ini ada beberapa investor yang tertarik untuk masuk.
“Arahnya untuk yang Sedayu, nanti bisa dikelola oleh Pemkab sendiri,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Singapura menjadi kota paling layak huni di Asia Tenggara versi Monocle 2026 dan menempati peringkat ke-14 dunia berkat keamanan, stabilitas, dan kemudahan beru
Pemkot Jogja meminta masyarakat menjaga water station di Malioboro setelah sejumlah unit rusak akibat disalahgunakan. Edukasi pengguna dan perbaikan fasilitas.
Pemkab Sleman mengalokasikan hibah Rp3,193 miliar untuk tujuh ormas keagamaan dan 14 tempat ibadah pada 2026. Dana berasal dari APBD dan akan diawasi penggunaan
Pemkab Bantul mengusulkan sekitar 1.000 rumah tidak layak huni kepada Kementerian PKP untuk mendapat bantuan rehabilitasi pada 2027. Sebanyak 500-600 unit.
Perawatan paliatif bantu pasien kronis tetap nyaman meski tak sembuh. Namun, lebih dari 90% pasien di Indonesia belum mendapat layanan ini.
Kodim 0730/Gunungkidul memperketat pengamanan proyek Koperasi Desa Merah Putih setelah pencurian peralatan senilai Rp17,5 juta terjadi di lokasi pembangunan KDM