Muncul Klaster Paduan Suara Gereja di Bantul, Belasan Orang Terinfeksi Covid-19

Ilustrasi. - Freepik
07 Juni 2021 19:57 WIB Jumali Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL- Sebanyak 18 orang yang sempat mengikuti kegiatan rekaman paduan suara di salah satu gereja di Kapanewon Jetis, positif Covid-19. Sejauh ini Dinas Kesehatan Bantul menyatakan jika ini telah menjadi klaster, dan hingga kini mereka terus melakukan tracing kontak erat.

Kepala Dinkes Kabupaten Bantul Agus Budi Raharja mengatakan, klaster ini muncul tiga hari lalu. Di mana saat itu, ada kegiatan paduan suara di gereja tersebut. Dalam perkembangannya, ternyata salah satu personel paduan suara posiitif Covid-19.

"Dari sana kami tracing ada banyak yang positif," kata Agus, Senin (7/6/2021) sore di Kompleks Parasamya Bantul.

Dari hasil tracing sementara, Agus menyebut ada 18 orang positif Covid-19. Karena sudah ada transmisi lokal maka pihaknya menyebut kasus ini sebagai klaster baru. "Bisa dibilang sebagai klaster paduan suara," terangnya.

BACA JUGA: Hasil Penelitian UGM: Varian Baru Virus Corona Belum Terdeteksi Di DIY

Agus mengungkapkan, saat ini 18 orang positif Covid-19 tersebut saat ini telah menjalani isolasi dan perawatan, baik di selter kalurahan, kabupaten maupun rumah sakit rujukan Covid-19.

"Yang jelas mereka sedang menjalani isolasi dan perawatan," terang Agus.

Agus memastikan saat ini ketersediaan bed di selter milik Kabupaten dan Rumah Sakit Lapangan Khusus Covid-19 (RSLKC) mencukupi. Di mana ada 20 tempat tidur kosong di selter kabupaten, dan di RSLKC ada 10 tempat tidur kosong. "Belum di selter desa yang masih memiliki banyak tempat tidut kosong," ungkap Agus.

Menurut Agus, tracing klaster ini terbilang lancar karena banyak warga yang sadar diri. Beberapa di antaranya justru secara mandiri melakukan swab antigen secara mandiri untuk mendeteksi apakah dirinya terpapar atau tidak.

"Kami mengapresiasi kesadaran mereka. Tracing akan terus kami lakukan," ucapnya.