Tunggakan PBB Gunungkidul Capai Rp26 Miliar, DPRD Soroti Penagihan
Tunggakan PBB-P2 Gunungkidul mencapai Rp26 miliar. DPRD meminta Pemkab mengoptimalkan penagihan untuk memperkuat PAD.
Tim LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani saat berfoto bersama dalam program pengabdian masyarakat bertajuk Inovasi Taman Gizi Terpadu dengan Metode Vertiminaponik dan PROSA-HI Berbasis Teknologi untuk Pengembangan Kegiatan Posyandu di Kalurahan Ngalang, Gedangsari, Jumat (11/6). (ist/LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani)
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta menggerakkan program inovasi taman gizi terpadu dengan metode vertiminaponik dan PROSA-HI berbasis teknologi untuk pengembangan kegiatan posyandu di Kalurahan Ngalang, Kapanewon Gedangsari, Gunungkidul. Diharapkan program ini dapat meningkatkan gizi pada anak serta mencegah terjadinya stunting.
Ketua Pengabdian Masyarakat Universitas Jenderal Achmad Yani, Tri Sunarsih mengatakan masalah gizi terjadi pada setiap siklus kehidupan mulai dari dalam kandungan hingga lanjut usia. Periode dua tahun pertama kehidupan anak memiliki masa kritis dalam proses tumbuh kembangnya.
Menurut dia, adanya gangguan gizi akan berpengaruh terhadap tumbuh kembang anak. Dampak jangka panjang dari permasalahan ini akan berakibat menurunnya tingkat kecerdasan anak serta dapat menurunkan produktivitas di masa depan.
LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani berkomitmen dengan menggulirkan program untuk menanggulangi masalah gizi, baik yang diarahkan dari pusat. Selain itu, ada juga program inovasi lokal terus dilakukan antara lain dalam bentuk revitalisasi posyandu. “Harapannya dengan program ini dapat mencegah terjadinya stunting sehingga anak-anak bisa menjadi generasi yang unggul di masa depan,” kata Tri, Jumat (11/6).
Dia menjelaskan, program pengabdian masyarakat ini salah satunya dilaksanakan di Kalurahan Ngalang, Kapanewon Gedangsari.
Tri Sunarsih dan Tim yang terdiri dari Bambang Retnoaji, Endah Puji Astuti, Elvika Fit Ari Shanti, Ekawati, Alief Nur Insyiroh Abidah, Fitri Handayani, melaksanakan pengabdian masyarakat berjudul Inovasi Taman Gizi Terpadu Dengan Metode Vertiminaponik dan PROSA-HI Berbasis Teknologi Untuk Pengembangan Kegiatan Posyandu.
Menurut Tri, program pengabdian ini diawali dengan sosialisasi dan implementasi taman gizi posyandu di Dusun Sumbeng. Kegiatan ini akan berlanjut sampai ke 14 Posyandu di Ngalang. “Tidak hanya sosalisasi juga ada praktik untuk mengimplementasikan upaya peningkatan gizi pada anak,” tuturnya.
Menurut dia dengan pola asuh holistik dengan Program Sahabat Anak Holistik Integratif (PROSA-HI) berbasis teknologi, serta inovasi taman gizi posyandu dengan metode vertiminaponik bisa meningkatkan akses dan ketersediaan pangan.
Vertiminaponik terdiri atas dua subsistem utama yakni subsistem hidroponik dan subsistem akuakultur. Keduanya saling terintegrasi karena dalam satu kolam bisa untuk pengembangan ternak ikan dan sayuran. “Jadi hasilnya bisa dimanfaatkan untuk pemenuhan gizi pada anak maupun ibu hamil sehingga stunting bisa dicegah,” katanya.
Lurah Ngalang, Kaderi berterima kasih adanya program pengabdian masyarakat dari Universitas Jenderal Achmad Yani. Menurut dia, program ini diharapkan mampu meningkatkan ketahanan pangan serta gizi di masyarakat. “Program ini bagus karena manfaatnya bisa langsung dirasakan warga,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tunggakan PBB-P2 Gunungkidul mencapai Rp26 miliar. DPRD meminta Pemkab mengoptimalkan penagihan untuk memperkuat PAD.
Palang Merah Indonesia (PMI) menyiapkan operasi kemanusiaan berskala besar untuk membantu masyarakat terdampak gempa bumi di NTT
Jonatan Christie mengalahkan Matthias Kicklitz 21-15, 21-14 dan melaju ke babak 32 besar Kejuaraan Dunia BWF 2026.
Profil Hiromu Tanaka, pemain Jepang rekrutan baru PSS Sleman yang berposisi sebagai winger dan mulai beradaptasi dengan sepak bola Indonesia.
Dishub Bantul memanggil jukir yang menarik tarif parkir saat upacara HUT ke-81 RI di Lapangan Trirenggo. Dishub memastikan tak memberi izin.
Bantuan tersebut dialokasikan secara khusus untuk Program Pengentasan Kemiskinan dan Kebencanaan (PPKK) Bank Jateng Tahun 2026.