Serangan Monyet Bikin Resah Petani Tanjungsari Gunungkidul
Warga Padukuhan Kelor, Kemadang, Tanjungsari mengeluhkan serangan monyet ekor panjang yang merusak area pertanian yang dimiliki karena bisa gagal panen.
Foto ilustrasi. /Solopos-Ivanovich Aldino
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Pembangunan jalur alternatif Sleman-Gunungkidul memiliki nilai yang sangat strategis. Selain untuk mengurai kepadatan arus kendaraan di jalur utama menuju Gunungkidul, jalur ini juga bisa menjadi pengungkit perekonomian. Pemkab pun diminta menangkap peluang ini untuk pengembangan kawasan sekitar.
Anggota DPRD DIY dari Daerah Pemilihan Gunungkidul, Arif Setiyadi mengatakan, jalur alternatif Sleman-Gunungkidul di titik Ngalang sampai Ngoro-oro masih dalam proses pembangunan. Ia pun optimistis jalur ini akan memberikan banyak manfaat karena masuk program yang sangat strategis.
“Paling utama bisa mengurai kemacetan di jalur utama ke Gunungkidul. sudah menjadi pemandangan umum ada kepadatan kendaraan setiap harinya, maka dengan jalur baru bisa menjadi solusi,” kata Arif, Jumat (11/6/2021).
Menurut dia, dampak lanjutan dari jalur ini bisa menjadi alat pengungkit roda perekonomian. Hal ini dikarenakan dengan adanya akses yang baik, maka bisa memacu pertumbuhan ekonomi.
“Tentu saja di jalur itu bisa menjadi peluang untuk pengembangan kawasan sekitar. Tentunnya, pemkab harus menangkapnya sehingga upaya peningkatan serta kesejahteraan masyarakat sekitar dapat diwujudkan,” kata Ketua DPD PAN Gunungkidul ini.
Baca juga: Pendidikan Jadi Kunci Atasi Bencana
Arif pun mendorong pemkab responsif dan kreatif karena jalur alternatif akan terhubung dengan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Candi Prambanan. Menurut dia, pemkab bisa menggerakan program-program yang mampu mengoptimalkan keberadaan jalur baru ini. salah satunya sektor kepariwisataan di wilayah utara.
Ia menyakini keberadaan wisata ini dapat memberikan dampak secara luas, tidak hanya bagi pemkab, namun juga dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sekitar. “Kawasan utara harus jadi fokus pengembangan. Sebab selain jalur alternative dari Sleman juga ada rencana normalisasi jaur alternantif dari Klaten di Gedangsari,” katanya.
Kepala Seksi Pemeliharaan, Bidang Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul, Wadiyana mengatakan jalan alternatif Sleman-Gunungkidul membentang dari perbatasan Sleman di Dusun Gembyong, Ngoro-oro sampai Gading di Kapanewon Playen. Hingga saat ini yang terbangun di ruas Gembyong-Tawang dan Ngalang-Gading.
Ia mengungkapkan masih ada jalan baru sepanjang 10 kilometer agar jalur alternatif ini jadi benar-benar tersambung. Rencananya pembangunan akan terbagi dalam lima ruas pengerjaan dan seluruhnya dibiayai dari Dana Keistimewaan milik Pemerintah DIY.
Ruas pertama menghubungkan titik dari Ngoro-oro sampai Kedungkadang, titik kedua menhubungkan antara Kedungkadang-Kepil, titik ketiga Kepil-Bobung. Sedangkan titik keempat menghubungkan Bobung-Ngalang I dan titik kelima menghubungkan Karanganyar sampai perempatan SMP Negeri 1 Gedangsari. “Tahun ini yang dibangun ruas satu yakni di segmen satu yang menghubungkan Ngoro-oro dengan Kedungkandang dan segmen lima antara Karangayar sampai perempatan SMP Negeri 1 Gedangsari,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Warga Padukuhan Kelor, Kemadang, Tanjungsari mengeluhkan serangan monyet ekor panjang yang merusak area pertanian yang dimiliki karena bisa gagal panen.
AESI mendorong optimalisasi lahan untuk mengejar target PLTS 100 GW dengan skema bertahap, termasuk rooftop dan pembangkit skala besar.
Kemenhub memperluas ETLE Hub ke 51 titik untuk mengawasi angkutan barang dan mengejar target zero ODOL pada 2027.
Puslabfor Bareskrim Polri menemukan 30 item senjata, amunisi, dan sparepart saat olah TKP sekolah di Pondok Pinang, Jakarta Selatan.
Bapanas memperketat pengawasan 40 merek beras fortifikasi di ritel modern. Lebih dari 100 sampel diuji dan izin edar bisa dicabut jika melanggar.
Penahanan Ngadiman, Lurah Garongan nonaktif, ditangguhkan karena alasan kesehatan. Polisi mempercepat pemberkasan untuk dilimpahkan ke Kejari Kulonprogo.