Kasus Daycare Jogja, Sultan HB X: Harapannya Ini Pertama dan Terakhir
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN-Lapas Narkotika Kelas IIA Yogyakarta menjadi klaster Covid-19 besar baru di Sleman, setelah ditemukan sebanyak 275 kasus positif yang terdiri dari karyawan dan warga binaan lapas. Warga binaan pun segera dipisahkan untuk keperluan isolasi.
Kepala Dinas Kesehatan Sleman, Joko Hastaryo, menjelaskan penemuan klaster baru di Lapas Narkotika Kelas IIA Yogyakarta berawal dari adanya satu petugas yang memiliki gejala dan kemudian dinyatakan positif covid-19 setelah diperiksa.
"Awal kasus lapas ada petugas di lapas mengeluh sakit, anosmia, lalu periksa mandiri, hasil positif. Temenya periksa juga, positif. Kasus pertama ada empat orang. Sipir ini sering berkontak dengan warga binaan, baik mengarahkan makan, olahraga, tidur," ujarnya, Senin (14/6/2021).
Penemuan kasus pertama terjadi pada Minggu (6/6/2021) lalu. Karena memiliki kontak dengan warga binaan, maka dilakukan tracing pada warga binaan, yang saat itu didapati 11 kasus positif. Lalu dilakukan pula swab masal yang kemudian totalnya menjadi 165 kasus positif.
BACA JUGA: Corona Varian India Menyebar di Kudus, Tempat Isolasi Terpusat Disiapkan
Masih terus berlanjut, tracing pada Minggu (13/6/2021) didapati tambahan sebanyak 110 kasus positif, sehingga saat ini totalnya menjadi 275 kasus positif. "Risiko institusi berkumpul, tempat pendidikan berasrama juga sama. Lapas satu blok saling komunikasi pas jam makan, olah raga, kegiatan lain," ujarnya.
Untuk penanganan, sudah dipisahkan antara warga binaan positif dan negatif. Isolasi masih dilakukan di dalam lapas dengan menggunakan dua gedung yang tersedia. Sementara gedung lainnya digunakan untuk warga binaan yang negatif.
Kebutuhan tenaga kesehatan menurutnya juga sudah terpenuhi, dengan memanfaatkan klinik dan dokter penanggung jawab, yang juga bekerja sama dengan puskesmas. "Tracing sudah kami lakukan, penyemprotan disinfektan setiap hari," katanya.
Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) DIY, Gusti Ayu Putu Suwardani, menuturkan mayoritas warga binaan yang positif ada di blok Bougenvil, Edelweiss dan Dahlia. "Yang negatif yang kami alihkan, karena lebih banyak yang positif," ujarnya.
Lapas Narkotika Kelas IIA Yogyakarta memiliki total 430 warga binaan yang ditempatkan di lima blok. Sementara warga binaan negatif diungsikan, warga binaan positif tetap menempati ruang tahanan semula dengan pengawasan.
Adapun dua blok lainnya kata dia, baru akan dilakukan tracing lanjutan yang sedang ia usulkan ke Dinas Kesehatan DIY. Semua kegiatan lapas juga dihentikan sementara untuk mengantisipasi penularan yang lebih besar.
Lurah Pakembinangun, Suranto, mengatakan dari lima warga yang bekerja di lapas, ada satu yang positif dan saat ini menjalani isolasi mandiri di rumah. "Satu positif, pekerja dapur. Sudah isolasi mandiri dan dapat jadup [jatah hidup] dari warga, nanti menyusul jadup kalurahan," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Korban tewas gempa magnitudo 7,4 di Kolombia bertambah menjadi 265 orang. Sebanyak 3.494 warga terluka dan 496 lainnya masih dinyatakan hilang.
EcoTank Epson tembus penjualan 100 juta unit secara global. Indonesia menjadi negara pertama yang memperkenalkan teknologi printer tangki tinta Epson.
Google resmi meluncurkan Pixel 11 Series yang terdiri dari Pixel 11, Pixel 11 Pro, Pixel 11 Pro XL, dan Pixel 11 Pro Fold. Dibekali Tensor G6, Gemini AI terbaru
ASUS ExpertBook P5 G2, Laptop Kerja Terbaik Berbasis Intel Core Ultra Series 3Performa, efisiensi dan keamanan kelas bisnis dalam laptop berdesain ringkas
MK cabut larangan penggunaan lambang Garuda Pancasila di luar ketentuan UU. Masyarakat kini bebas memakai Garuda di kaus, topi, hingga atribut lainnya tanpa san