Advertisement

Sudah PPDB Daring, Tetap Saja Muncul Kerumunan di Sekolah di Bantul

Catur Dwi Janati
Kamis, 17 Juni 2021 - 20:37 WIB
Bhekti Suryani
Sudah PPDB Daring, Tetap Saja Muncul Kerumunan di Sekolah di Bantul Sejumlah calon peserta PPDB 2018 mengisi formulir untuk mendaftar sekolah, Selasa (3/7 - 2018).Harian Jogja/Uli febriarni

Advertisement

Harianjogja.com, BANTUL- Orang tua dan wali murid ramai mendatangi sekolah pada tahap pertama pembukaan Penerimaan Peserta Didilk Baru (PPDB) 2021 di Bantul. Tak hanya di sekolah, warga juga memadati Posko PPDB yang didirikan di Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Bantul.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Bantul, Isdarmoko tak menampik jika ada sejumlah warga yang masih mendatangi sekolah saat PPDB daring digelar. Isdarmoko yang ditemui pada Kamis (17/6/2021) menyebutkan orang tua yang perlu datang ke sekolah hanya yang mendaftar di jalur perpindahan tugas orang tua saja.

Dari sidak yang dilakukan Komisi D DPRD Bantul, masih ada kerumunan di sekolah karena digeruduk oleh orang tua dan wali. "Saya akan mengundang kepala sekolah, untuk kita menindaklanjuti hasil sidak," tambahnya.

"Yang jelas datang ke sekolah enggak perlu. Yang perlu datang ke sekolah itu hanya satu, itu yang perpindahan tugas orang tua. Kedua murid pendaftar dari luar daerah atau kemarin yang belum melakukan ASPD," tegasnya.

Posko PPDB di Disdikpora Bantul dituturkan Isdarmoko ramai diserbu warga. Bahkan sebelum PPDB dibuka. Bahkan disebutkan Isdarmoko tiap harinya bisa ratusan orang datang ke posko.

BACA JUGA: Akan Ada Hujan Meteor Ofiukid 19 Juni, Ini Waktu yang Tepat Menyaksikannya

Keramaian terjadi di front office maupun back office. Dijelaskan Isdarmoko front office melayani orang tua yang kebingungan baik secara teknis maupun mekanisme PPDB daring. "Back office melayani anak yang sudah mengalami kendala, misalnya anak yang merasa miskin tapi di DTKS tidak tercatat atau terjadi kekeliruan, itu bisa datang ke dinas," terangnya.

"Hanya saja itu tadi, masyarakat itu terus segalanya terus datang ke dinas. Padahal enggak perlu. Kemarin ada yang datang, dia tidak mampu, sudah ada ke DTKS, tapi dia masih minta rekomendasi ke kami, itu tidak perlu," tandasnya.

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Pemerintah Bentuk Tim Gabungan Pencari Fakta untuk Tragedi Stadion Kanjuruhan

News
| Senin, 03 Oktober 2022, 12:17 WIB

Advertisement

alt

Rasakan Sensasi Makan Nasgor Bercitarasa Tengkleng ala Grage Ramayana Hotel

Wisata
| Senin, 03 Oktober 2022, 07:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement