12 Personel Tertular Covid-19, TRC BPBD Kota Jogja Kurangi Jumlah Pemakaman Pasien Covid-19

Ilustrasi - Antara
24 Juni 2021 19:07 WIB Yosef Leon Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA - Tim Reaksi Cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (TRC BPBD) Kota Jogja mengurangi jumlah layanan pemakaman pasien Covid-19 yang meninggal dunia belakangan ini. Hal ini menyusul adanya personel yang tertular Covid-19 di instansi itu.

Kepala BPBD Kota Jogja Nurhidayat mengatakan sampai saat ini telah ada 12 personel TRC BPBD setempat yang dinyatakan positif Covid-19. Kasus Covid-19 itu kian meluas dari temuan semula ketika hanya dua personel yang dinyatakan terkonfirmasi Covid-19.

"Ada sekitar 50 orang yang kami tracing karena diduga kontak erat. Sekarang total yang terkonfirmasi ada 12 orang," ujarnya.

Saat ini personel yang terkonfirmasi Covid-19 telah menjalani isolasi mandiri dan dalam keadaan baik. Rata-rata personel yang terkonfirmasi Covid-19 itu tidak menunjukkan gejala seperti terjadi pada pasien Covid-19 pada umumnya. 

"Sekarang tengah menjalani isolasi mandiri, kondisinya baik, semoga tak ada apa-apa," kata Nur.

Meski demikian, dia memastikan layanan yang diberikan oleh jawatannya masih berjalan seperti biasa. Belum ada kendala yang signifikan terkait dengan layanan kedaruratan atau tugas memakamkan pasien Covid-19 di Kota Jogja.

"Kendala yang signifikan belum ada, karena kita juga mendapat perbantuan dari BPBD DIY kalau kekurangan personel," ungkapnya.

Di sisi lain, di tengah meluasnya lonjakan kasus Covid-19, permintaan layanan pemakaman jenazah pasien Covid-19 juga meningkat. Dia menyebut, dalam sehari permintaan layanan pemakaman bisa lebih dari lima jenazah.