Gugus Tugas Kulonprogo Perketat Pelaksanaan PPKM Mikro

Kawasan pertokoan Jl. Urip Sumoharjo pukul 21.00 WIB terlihat tutup mengikuti instruksi PPKM Mikro pada Sabtu (13/2/2021). - Harian Jogja/Catur Dwi Janati
24 Juni 2021 10:37 WIB Hafit Yudi Suprobo Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO--Gugus tugas penanganan Covid-19 kabupaten Kulonprogo memutuskan untuk melakukan pengetatan terhadap penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro. Upaya tersebut dilakukan seiring dengan peningkatan kasus positif Covid-19 di Bumi Binangun.

Ketua gugus tugas penanganan Covid-19 kabupaten Kulonprogo Fajar Gegana mengatakan pembangunan posko Covid-19 kabupaten juga akan dibangun di badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) kabupaten Kulonprogo.

"Iya, kami akan bikin posko kabupaten terpadu di BPBD Kabupaten Kulonprogo," kata Fajar pada Rabu (23/6/2021).

Pembangunan posko Covid-19 di BPBD kabupaten Kulonprogo seiring dengan meningkatnya kasus Covid-19 di kabupaten Kulonprogo. Selain itu, upaya pengetatan PPKM mikro di tiap kalurahan juga akan diambil oleh gugus tugas.

"Kami akan kembali memperketat PPKM mikro. Gugus tugas penanganan Covid-19 kabupaten Kulonprogo juga akan membatasi izin keramaian, yang sekiranya tidak terlalu urgent tidak diizinkan," kata Fajar.

Baca juga: Rekor Terus Pecah, Kini 694 Warga DIY Positif Covid-19 dalam Sehari

Berdasarkan catatan dari gugus tugas penanganan Covid-19 kabupaten Kulonprogo, tidak ada wilayah tingkat RT di Kulonprogo yang masuk dalam zona merah Covid-19. Sedangkan, untuk zona orange penularan Covid-19 di Kulonprogo sebanyak 13.

Terdiri dari Kapanewon Sentolo yang memiliki lima wilayah tingkat RT yang masuk kriteria zona orange Covid-19. Peringkat kedua ditempati oleh Kapanewon Kalibawang yang memiliki empat wilayah masuk zona orange penularan Covid-19.

"Rata-rata wilayah di kabupaten Kulonprogo masih didominasi oleh warga hijau dan kuning. Untuk zonasi penularan Covid-19 warna kuning sebanyak 352 RT dari 12 Kapanewon. Sedangkan, zona hijau terdiri dari 4.113 RT dari 12 Kapanewon," kata Fajar.

Sementara itu, kasus positif Covid-19 di kabupaten Kulonprogo pada Rabu (23/6/2021) mencapai 149 kasus. Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulonprogo Baning Rahayujati mengatakan total kasus positif Covid-19 di kabupaten Kulonprogo sampai dengan Rabu (23/6/2021) sebanyak 7.382 kasus.

"Angka kesembuhan pasien Covid-19 sebanyak 537. Sedangkan, angka kematian mencapai 140. Warga yang selesai melakukan isolasi mandiri sebanyak 5.411. Warga yang melakukan isolasi mandiri sebanyak 1.189 orang. Sedangkan, warga yang melakukan isolasi mandiri di rumah sakit sebanyak 105 orang," kata Baning.