Gerak Cepat Pemkab Klaten Pulihkan Pasar Bayat Pascakebakaran
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo bergerak cepat menangani dampak kebakaran yang melanda Pasar Sidoharjo di Desa Paseban, Kecamatan Bayat.
Foto ilustrasi pemakaman jenazah pasien dalam pengawasan (PDP) COVID-19 dengan standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yakni membungkusnya menggunakan plastik./Ist-FOTO ANTARA
Harianjogja.com, JOGJA-Tingginya kenaikan kasus Covid-19 di DIY juga berkorelasi terhadap kenaikan pemakaman dengan protokol kesehatan. Bahkan pada 29-30 Juni pukul 08.00 WIB sampai pukul 04.00 WIB sukarelawan Posko Dukungan Operasi Satuan Tugas Covid-19 DIY ada 100 pemakaman dengan protokol kesehatan.
Data tersebut yang meninggal di rumah sakit sebanyak 82 kasus dan meninggal dunia di rumah saat melakukan isolasi mandiri sebanyak 18 orang. Kasus meninggal saat isolasi mandiri di rumah terbanyak dari Gunungkidul tujuh orang, Kulonprogo empat orang, Jogja dan Bantul masing-masing tiga orang, dan Sleman satu orang.
“Kematian di rumah menghitung kita bikin update harian. Sampai hari Minggu nanti Prediksi kami wilayah Kulonprogo dan Gunungkidul dominan kematian di rumah,” kata Komandan Tim Reaksi Cepat (TRC) badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY,Wahyu Pristiawan Buntoro, dalam jumpa pers dengan wartawan melalui Zoom Meeting, Kamis (1/7/2021).
Prstiawan mengaku belum bisa menyebutkan data secara keseluruhan sejak dua pekan terakhir karena data baru akan diperbaharui setiap Sabtu. Namun berdasarkan data Posko Dukungan Operasai Satgas Covid-19 selama Juni 2021 sampai Sabtu (26/6/2021) pukul 23.00 WIB sebanyak 381 orang. Sementara pada Mei 2021 sebanyak 221 orang. Secara keseluruhan sejak Maret 2020 sampai 26 Juni 2021 total pemakaman dengan protokol kesehatan sebanyak 2.313 orang.
Pris-sapaan akrab Wahyu Pristiawan Buntoro mengatakan peningkatan pemakaman dengan protokol kesehatan terlihat sejak dua pekan terakhir di Juni ini atau seiring dengan kenaikan kasus Covid-19, bahkan yang meninggal dunia saat isolasi mandiri (Isoman) di rumah juga tinggi. Namun Pris memastikan tidak semua orang yang dimakamkan adalah sudah terkonfirmasi positif Covid-19. “Ada juga yang masih terduga atau suspect Covid-19,” ujar Pris.
BACA JUGA: Jokowi Minta Kapasitas RS & Alkes Ditingkatkan saat PPKM Darurat
Pris mengaku tidak bermaksud menubrukan data dengan yang dirilis Pemda DIY, namun memang kenyataan demikian sehingga semua pihak perlu mengetahui bahwa pemakaman dengan protokol kesehatan meningkat. Terbukti dalam dua pekan terakhir walaupun belum dinyatakan resmi varian baru virus Corona masuk DIY namun penularannya cukup cepat dan masig.
“Saat makin banyak terpapar terjadi stagnasi di rumah sakit, diperparah krisis oksigen turunlah puskesmas sebagai pintu pertama mana yang perlu dirujuk mana enggak sudah buntu tak mampu lagi rujukan dan apes jadi sasaran masyarakat. Harusnya dirujuk tapi disuruh isolasi mandiri,” kata Pris.
Banyaknya yang isolasi mandiri karena terjadi antrean di rumah sakit. Kapastas over dipeparah keterbatasan perlatan pendukung untuk yang isolasi mandiri, akhirnya tidak tertangani maksimal terjadi lonjakan. “Yang jadi kekhawatiran isoman meninggal di rumah,” katanya.
Pris juga tidak menamapik banyak relawan Covid-19 yang terpapar Covid-19 karena tingginya mobilitas mengangkut jenazah yang positif maupun suspect dari rumah sakit menuju pemakaman. Namun dia tidak menyebutkan angka secara detail. Yang pasti relawan yang terpapar sudah ditangani dengan baik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo bergerak cepat menangani dampak kebakaran yang melanda Pasar Sidoharjo di Desa Paseban, Kecamatan Bayat.
Layar HP lipat rentan rusak akibat debu, benda asing, dan tekanan berlebih. Simak cara merawat layar serta memahami ketahanan perangkat.
Bank Jateng memperkuat digitalisasi transaksi keuangan Pemkab Boyolali melalui HLM TP2DD 2026 untuk mendorong pengelolaan keuangan daerah yang efisien.
Malaysia menutup sekolah di sejumlah wilayah akibat kabut asap. Pembelajaran dialihkan ke rumah dan guru mendapat izin bekerja dari rumah.
Shin Tae-yong mengakui Persija tak leluasa berlatih organisasi permainan karena lima pemain membela Timnas. Persija akan melawan PSIM di Bantul.
Meta melarang iklan ByteDance di Facebook dan Instagram di Indonesia serta enam negara lain. Kebijakan ini memperuncing persaingan dengan TikTok.