Hari Ini Rekor Lagi, Sehari 37 Orang di DIY Meninggal karena Covid-19

Ilustrasi. - Freepik
01 Juli 2021 17:57 WIB Ujang Hasanudin Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA-Pemda DIY menyampaikan terjadi penambahan kasus positif Covid-19 per 1 Juli 2021 sebanyak 895 kasus, sehingga total kasus terkonfirmasi menjadi 61.354 kasus. Angka ini menjadi rekor tertinggi sejak panemi Covid-19 melanda Bumi Mataram pada Maret 2020. Selain rekor kasus, angka kematian juga tertinggi pada 1 Juli ini, yakni mencapai 37 orang.

“Penambahan kasus meninggal sebanyak 37 kasus, sehingga total kasus meninggal menjadi 1.596 kasus,” kata Kepala Bagian Humas, Biro Umum, Hubungan Masyarakat, dan Protokol (UHP) Setda DIY, Ditya Nanaryo Aji, Kamis (1/7/2021).

Penambahan kasus meninggal dunia karena Covi-19 ini terbanyak dari Sleman 15 orang, kemudian disusul Gunungkidul 11 orang, Kulonprogo tujuh orang, Bantul dan Jogja masing-masing dua orang.

Sebagian besar yang meninggal adalah usia di atas 50 tahun. Sementara yang usia di bawah 50 tahun hanya ada lima kasus. Penambahan angka meninggal dunia karena Covid-19 ini semakin bertambah case fatality rate sebanyak 2,60% dari sebelumnya 2,57%.

Penambahan kasus positif per 1 Juli 2021 terbanyak dari Sleman 375 kasus, disusul Bantul 236 kasus, Jogja 158 kasus, Kulonprogo 64 kasus, dan Gunungkidul 62 kasus. Penambahan kasus ini berdaarkan pemeriksaan sampel harian sebanyak 3.167 sampel dari orang yang diperiksa 3.146 orang. Total sampel diperiksa 353.074 sampel dan total orang diperiksa 327.067 orang.

BACA JUGA: Delapan Pasien Covid-19 di Kulonprogo Meninggal Saat Isolasi di Rumah

Ditya mengatakan sebagian besar penambahan kasus positif berdasarkan tracing kontak kasus positif sebanyak 678 kasus, periksa mandiri 188 kasus, “Screening karyawan kesehatan sembilan kasus, perjalanan luar daerah satu kasus, dan belum ada info atau belum diketahui riwayatnya sebanyak 16 kasus,” kata Ditya.

Sementara penambahan kasus sembuh sebanyak 365 kasus, sehingga total sembuh menjadi 48.898 kasus. Distribusi kasus sembuh dari Jogja 45 kasus, Bantul 154 kasus, Kulonprogo 24 kasus, Gunungkidul 64 kasus, dan Sleman 78 kasus.