Legislatif Ingatkan Anggaran Jadup Jangan Sampai Kehabisan

Ilustrasi. - Freepik
03 Juli 2021 16:27 WIB Sunartono Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Pemberian jaminan hidup atau jadup kepada warga terpapar Covid-19 atau yang menjalani isolasi mandiri kembali diadakan di Kota Jogja.

Anggota Fraksi PKS DPRD Kota Jogja Nurcahyo Nugroho menilai program jadup perlu dihidupkan kembali di tengah darurat Covid-19. Anggaran ini harus dipersiapkan dan jangan sampai kehabisan.

Nurcahyo mengatakan program jadup sebagai bentuk kehadiran pemerintah dalam menangani pandemi Covid-19 dengan memberikan bantuan secara langsung kepada warga terpapar. Harapannya melalui program tersebut dapat meringankan beban masyarakat.

"Kasusnya terus bertambah, warga yang isolasi mandiri juga bertambah jadi sudah seharusnya program jadup ini berjalan kembali," kata politikus PKS ini, Minggu (3/7/2021).

Ia menambahkan program ini bisa dijalankan kembali oleh Dinsosnakertrans Kota Jogja dengan menyasar warga yang menjalani isolasi mandiri. Pria yang juga anggota Pansus Pengawasan Penanganan Covid-19 Kota Jogja ini menyarankan anggaran bisa disiapkan lebih matang agar tidak kehabisan seperti yang terjadi sebelumnya.

"Soal anggaran harus dipersiapkan sesuai mekanisme yang ada, agar tidak kehabisan lagi," ujarnya.

Program Jadup bagi warga Isolasi Mandiri ini sempat terhenti beberapa bulan lalu. Hal itu terungkap dalam Rapat Pansus Penanganan Covid-19 Kota Jogja pada 12 April 2021 lalu. Dinsosnakertrans Kota Jogja kehabisan anggaran karena banyaknya permintaan jadup bagi warga yang sedang menjalani isolasi.

Verifikasi bagi calon penerima, lanjutnya, harus ditetapkan kriteria agar tepat sasaran. Jika memungkinkan Dinsos bisa menambah petugas untuk melakukan seleksi dari berbagai permintaan yang masuk. Selain itu proses pencairan disarankan agar bisa berlangsung cepat. Seperti halnya anggaran diberikan kepada kelompok program Gandeng Gendong yang turut menangani pemberian jadup diminta agar lebih awal dapat dicairkan.

"Karena kondisinya darurat, bagaimana agar proses itu tidak berbelit-belit, agar dana bisa segera cair dan dipakai ketika program jadup ini kembali berjalan, prinsipnya kami mendukung," katanya.