Covid-19 DIY Tambah 1.465 Kasus, 32 Orang Meninggal Dunia

Petugas medis melakukan perawatan pasien di tenda barak yang dijadikan ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr Sardjito, Sleman, DIY, Minggu (4/7/2021). - Antara/Hendra Nurdiyansyah
05 Juli 2021 18:27 WIB Ujang Hasanudin Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Penularan Covid-19 di DIY masih tinggi. Dinas Kesehatan DIY menyebut penambahan kasus positif Covid-19 per 5 Juli 2021 sebanyak 1.465, sehingga total terkonfirmasi menjadi  66.714 kasus.

Penambahan kasus konfirmasi positif Covid-19 terbanyak dari Gunungkidul 493 kasus, kemudian disusul Sleman 370 kasus, Jogja 345 kasus, Bantul 189 kasus, dan Kulonprogo 68 kasus. Penambahan kasus positif ini berdasarkan pemeriksaan sampel harian sebanyak 5.473 sampel dengan jumlah orang yang diperiksa dalam 24 jam sebanyak 5.471.

Sementara, total sampel diperiksa 372.724 dan total orang diperiksa 346.532 orang. “Rincian riwayat sementara kasus terkonfirmasi Covid-19 sebagai terbanyak berdasarkan tracing kontak kasus positif sebanyak 1.049 kasus, kemudian periksa mandiri 386 kasus, screening karyawan kesehatan lima kasus, perjalanan luar daerah lima kasus, screening pasien satu kasus, dan belum ada info atau belum diketahui riwayatnya sebanyak 19 kasus,” kata Kepala Bagian Humas, Biro Umum, Hubungan Masyarakat, dan Protokol (UHP) Setda DIY, Ditya Nanryo Aji, Senin (5/7/2021).

Pada hari yang sama juga terjadi penambahan kasus meninggal dunia sebanyak 32, sehingga total kasus meninggal menjadi  1.726. Kasus meninggal dunia karena Covid-19 terbanyak dari Kulonprogo 11 orang, kemudian disusul Sleman sembilan orang, Gunungkidul delapan orang, Bantul dan Jogja masing-masing dua orang.

Sementara penambahan kasus sembuh sebanyak 623, sehingga total sembuh menjadi 50.822 kasus. Penambahan kasus sembuh dari Jogja 84 kasus, Bantul 161 kasus, Kulonprogo 25 kasus, Gunungkidul 49 kasus, dan Sleman 304 kasus. Dengan adanya penambahan kasus sembut tersebut case recovery rate sebesar 76,18%.