PBB Gunungkidul Tembus Rp17,8 Miliar, Jatuh Tempo 30 September
PBB Gunungkidul mencapai Rp17,83 miliar atau 68% target. Wajib pajak diminta membayar sebelum jatuh tempo 30 September 2026.
Pedagang sembako di Pasar Argosari, Wonosari, menunggui dagangannya, Kamis (20/2/2020)./Harian Jogja-Muhammad Nadhir Attamimi
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Dinas Perindustrian dan Perdagangan Gunungkidul memastikan stok bahan kebutuhan pokok masih aman. Warga pun diminta tidak resah terkait dengan ketersediaan selama PPKM Darurat diberlakukan.
Kepala Disperindag Gunungkidul, Johan Eko Sudarto mengatakan, upaya pemantauan sembako di pasaran terus dilakukan. Adapun hasilnya, sok masih memadai serta tidak ada kelangkaan. “Harganya juga masih stabil. Jadi, tidak perlu khawatir dengan ketersediaan bahan kebutuhan pokok,” kata Johan, Selasa (6/7/2021).
BACA JUGA: Banyak Kaum Terdidik di Ibu Kota Langgar PPKM Darurat
Ia mengungkapkan, selama PPKM Darurat berlaku, ada sejumlah ketentuan yang harus dipatuhi para pelaku usaha. Sebagai contoh, untuk usaha kuliner tetap diperbolehkan buka dengan catatan harus dibawa pulang dan tidak boleh dibawa pulang.
Selain itu, ada pembatasan operasional bagi pelaku usaha karena hanya dibatasi sampai pukul 20.00 WIB. “Kami terus lakukan patroli pengawasan. Tapi, kami berharap partisipasi dari semua pihak untuk bersama-sama dalam upaya menekan laju penyebaran virus corona,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PBB Gunungkidul mencapai Rp17,83 miliar atau 68% target. Wajib pajak diminta membayar sebelum jatuh tempo 30 September 2026.
Tiga pesawat TNI AU membawa 31 ton bantuan untuk korban gempa NTT. Logistik dikirim melalui Labuan Bajo dan Maumere.
Donyell Malen mencetak hattrick saat AS Roma membantai Fiorentina 4-0. Roma pun langsung memuncaki klasemen Liga Italia.
Desil keluarga warga Kulon Progo naik dari 1 ke 9. BPS DIY menjelaskan cara penentuan desil dan mengapa desil bukan ukuran mutlak kemiskinan.
Danantara DSI menargetkan platform tata kelola ekspor SDA mulai beroperasi 1 September 2026 dengan tiga komoditas senilai hampir US$70 miliar.
BMKG memprakirakan cuaca kota besar Indonesia pada Selasa didominasi berawan. Sejumlah wilayah berpotensi hujan ringan dan udara kabur.