40 Ribu Lebih Kepesertaan BPJS Kesehatan di Gunungkidul Aktif Lagi
Lebih dari 40.000 kepesertaan BPJS Kesehatan di Gunungkidul kembali aktif setelah penonaktifan PBI akibat penerapan DTSEN.
Pedagang sembako di Pasar Argosari, Wonosari, menunggui dagangannya, Kamis (20/2/2020)./Harian Jogja-Muhammad Nadhir Attamimi
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Dinas Perindustrian dan Perdagangan Gunungkidul memastikan stok bahan kebutuhan pokok masih aman. Warga pun diminta tidak resah terkait dengan ketersediaan selama PPKM Darurat diberlakukan.
Kepala Disperindag Gunungkidul, Johan Eko Sudarto mengatakan, upaya pemantauan sembako di pasaran terus dilakukan. Adapun hasilnya, sok masih memadai serta tidak ada kelangkaan. “Harganya juga masih stabil. Jadi, tidak perlu khawatir dengan ketersediaan bahan kebutuhan pokok,” kata Johan, Selasa (6/7/2021).
BACA JUGA: Banyak Kaum Terdidik di Ibu Kota Langgar PPKM Darurat
Ia mengungkapkan, selama PPKM Darurat berlaku, ada sejumlah ketentuan yang harus dipatuhi para pelaku usaha. Sebagai contoh, untuk usaha kuliner tetap diperbolehkan buka dengan catatan harus dibawa pulang dan tidak boleh dibawa pulang.
Selain itu, ada pembatasan operasional bagi pelaku usaha karena hanya dibatasi sampai pukul 20.00 WIB. “Kami terus lakukan patroli pengawasan. Tapi, kami berharap partisipasi dari semua pihak untuk bersama-sama dalam upaya menekan laju penyebaran virus corona,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Lebih dari 40.000 kepesertaan BPJS Kesehatan di Gunungkidul kembali aktif setelah penonaktifan PBI akibat penerapan DTSEN.
Gempa M7,1 di Jepang diduga berkaitan dengan sesar yang belum retak sejak gempa besar 2016. Ahli ungkap potensi gempa susulan.
KPK menahan anggota DPRD Jatim Moch Mahrus terkait dugaan suap dana hibah pokmas kepada Anwar Sadad.
PSIM Jogja masih mengevaluasi masa depan Nermin Haljeta jelang Super League 2026/2027, sementara Franco Ramos dipastikan bertahan.
BBPOM Yogyakarta mempercepat penerbitan NIE bagi UMKM pangan olahan agar produk lokal Jogja aman, bermutu, dan mampu bersaing.
Wapres Gibran bertemu Hun Many membahas reformasi birokrasi, olahraga, serta penanganan TPPO terkait penipuan daring.