TBM Sleman Didorong Jadi Pusat Informasi dan Jurnalistik Warga
Pegiat TBM Sleman didorong memperkuat kemampuan jurnalistik agar mampu mengangkat potensi, kegiatan, dan gagasan masyarakat melalui narasi yang menarik.
Ilustrasi/JIBI-Bisnis.com-Arief Hermawan P
Harianjogja.com, SLEMAN—Jumlah penjual hewan kurban di Sleman tahun ini menurun drastis dibandingkan tahun lalu. Kondisi ini tidak lepas dari pandemi Covid-19.
Plt Kepala Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan (DP3) Sleman Supramono memperkirakan jumlah hewan kurban berkurang. Selain masih masa pandemi, tahun ini jumlah titik penjualan hewan kurban menurun drastis.
BACA JUGA: Anda Sudah Vaksin? Ini Cara Download Sertifikatnya
"Kami masih mengidentifikasi apakah semua penjualan hewan kurban sudah sesuai dengan SE Bupati No.451/01857 tentang Pedoman Pelaksanaan Kegiatan Kurban dalam Masa Pandemi Covid-19. Tapi yang jelas, titik-titik penjualan sangat banyak berkurang dibandingkan dengan tahun lalu," kata Suparmono, Selasa (13/7/2021).
Berdasarkan data DP3 Sleman, hewan kurban di Sleman masih memadai. Jumlah sapi saat ini tercatat sebanyak 6.409 ekor sementara kambing sebanyak 3.349 ekor. Adapun domba sebanyak 7.723 ekor.
Pemantauan di kelompok ternak ini dilakukan dengan kunjungan atau pelayanan terpadu hewan (yanduwan) yang rutin dilakukan oleh petugas.
“Petugsa Pusat Kesehatan Hewan di Sleman, bekerja sama dengan penyuluh pertanian dari UPT Balai Penyuluhan Pertanian Pangan dan Perikanan menyasar kandang-kandang kelompok ternak," katanya.
Di Kabupaten Sleman, terdapat sekitar 549 kandang kelompok ternak binaan dengan rincian 477 kandang kelompok dan sisanya kandang mandiri. "Kandang kelompok di Sleman banyak yang menyediakan ternak sapi potong untuk kurban," paparnya.
Sementara, pemantauan hewan kurban di pasar hewan, kata Suparmono, dilakukan oleh Tim Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DP3 Sleman bekerja sama dengan petugas Pusat Kesehatan Hewan setempat. "Pemantauan dilakukan dengan melakukan pemeriksaan fisik hewan, dan keterangan asal ternak," katanya.
BACA JUGA: Puluhan Pasien Isoman Covid-19 di DIY Meninggal Dalam Sehari
Kambing atau domba berasal dari Sleman, Muntilan, Magelang, Gunungkidul, Temanggung, Wonosobo, dan Klaten. Adapun sapi berasal dari Sleman, Gunungkidul, Kulonprogo, Magelang, dan Klaten.
Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo mengatakan pemerintah terus berupaya mengantisipasi dan meminimalkan potensi resiko penularan Covid-19, termasuk dalam kurban Iduladha. "Masyarakat kami minta untuk tetap menerapkan protokol kesehatan baik di tempat penjualan maupun di lokasi pemotongan hewan kurban," kata Kustini.
Penjualan hewan kurban, kata Kustini, harus mengantongi izin dari masing-masing panewu. Izin berlaku 30 hari sebelum hari Iduladha dan 10 hari setelahnya. Pemberian izin didasarkan atas rekomendasi masing-masing kalurahan. "Pengajuan izin penjualan hewan kurban harus disertai pernyataan tanggung jawab penuh dari pemilik atau penanggung jawab seperti persetujuan dari warga dan pemilik lahan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pegiat TBM Sleman didorong memperkuat kemampuan jurnalistik agar mampu mengangkat potensi, kegiatan, dan gagasan masyarakat melalui narasi yang menarik.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 25 September 2026 dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
Harga mobil baru di AS mencapai sekitar US$50.000. Survei Cox Automotive menunjukkan 69% konsumen Gen Z mempertimbangkan merek China.
Bentley Torcal resmi debut sebagai mobil listrik pertama Bentley. SUV ini punya tenaga 888 PS, baterai 113,2 kWh, dan jarak tempuh hingga 600 km.
Pemkab Kulonprogo menguji pembayaran retribusi berbasis MPOS di wisata, pasar, dan parkir. Sistem ditargetkan siap diterapkan lebih luas pada 2027.
Mematikan mesin saat mengisi BBM di SPBU merupakan langkah keselamatan untuk mengurangi sumber penyalaan. Simak alasan dan aturan lainnya.