AIESEC in UPNVY Sukses Kenalkan Social Startup Melalui Impact Circle

Zoom Cloud Meeting kegiatan Impact Circle yang digelar AIESEC in UPN "Veteran" Yogyakarta. - Ist/dok
15 Juli 2021 20:57 WIB Media Digital Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA-- AIESEC in UPN “Veteran” Yogyakarta mengajak para pemuda untuk mengenal lebih jauh mengenai startup melalui sebuah collaborative space bernama Impact Circle. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu (10/7/2021) melalui platform Zoom Cloud Meeting yang dihadiri lebih dari 90 peserta dari seluruh Indonesia.
 
Kegiatan Impact Circle kali ini membawa tema #StartYourStartUp Social Startup is a Solution for Increasing Economic Growth dalam bentuk webinar dan diskusi. Tema ini dibawakan oleh tiga pembicara yang berpengalaman dalam dunia startup, terkhusus Social Startup, yakni Anatasia Akmelia yang merupakan seorang Senior Business Associate di Ruangguru, Rezki Achyana sebagai Founder and CEO of  Parakerja, dan David Christian sebagai Founder and CEO of  Evo & Co.

Kegiatan ini dipandu oleh Aisyah M. Fiandy yang juga berpengalaman di dunia startup dengan menjadi seorang Founder and CEO of CLICK Apps dan dibuka dengan sambutan dari Thomas Eza Christiawan selaku Presiden AIESEC in UPN “Veteran” Yogyakarta.

Dalam sambutannya, Eza menyampaikan bahwa Impact Circle kali ini merupakan wadah yang dibuat dan dimaksimalkan bagi seluruh peserta untuk mendapat ilmu baru dan perspektif baru mengenai startup. "Kami berharap seluruh peserta tidak sungkan, tidak ragu, dan tetap berpartisipasi aktif dalam acara Impact Circle kali ini. Mengutip quote dari Scott Belsky. It’s not about ideas. It’s about making ideas happen," katanya mengakhiri sambutan.

Impact Circle dimulai dengan sesi pertama dari Anatasia Akmelia yang membahas lebih jauh mengenai pengertian, perkembangan terkini, dan prospek serta dampak yang dapat social startup berikan di masa sekarang dan masa yang akan datang. Akmel juga menceritakan ketertarikannya dengan dunia bisnis dan pilihannya untuk terjun ke social startup.

"Social startup tidak hanya berfokus pada profit saja, tetapi juga bagaimana social startup dapat memberikan Impact untuk masyarakat," katanya.
 
Rezki Achyana dalam sesi selanjutnya memaparkan tentang kepeduliannya pada para penyandang disabilitas membuat hatinya tergerak untuk mendirikan sebuah social startup yang diberi nama Para Kerja dengan tujuan untuk membantu para penyandang disabilitas. Pemerhati disabilitas yang akrab disapa Kiki ini menyampaikan dan memperkenalkan lebih jauh mengenai para penyandang disabilitas.

"Saya percaya bahwa tidak ada perbedaan antara penyandang disabilitas dan non disabilitas, semua memiliki kesempatan yang sama dalam segala aspek kehidupan," katanya.
 
Adapun sesi penyampaian materi oleh David Christian fokus pada social startup-nya pada dampak lingkungan. Ia memperkenalkan plastik dengan bahan dasar yang lebih ramah lingkungan yakni seaweed atau rumput laut.

Selain itu David juga memperkenalkan peralatan makan dari bambu, kayu, dan pengganti pembungkus makanan Styrofoam berbahan ampas tebu. Ia juga aktif bersama Evo&co dalam membuat berbagai kampanye untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang lingkungan.
 
Impact Circle kali ini tidak hanya dihadiri anak-anak muda saja, tetapi juga beberapa tamu undangan dari para stakeholders AIESEC di antaranya Radio Istakalisa, Hipwee, dan Elevate the Future.