Lukisan Tiga Dimensi Bikin Kampung Suryatmajan Makin Indah

Seorang warga sedang berada di lukisan tiga dimensi di Kelurahan Suryatmajan beberapa waktu lalu. Ist - Kelurahan Suryatmajan.
19 Juli 2021 09:37 WIB Hafit Yudi Suprobo Jogja Share :

Harianjogja.com, DANUREJAN--Kelurahan Suryatmajan, Kota Jogja membuat lukisan tiga dimensi di lorong jalan untuk memperindah kawasannya. Bertempat di Kampung Ledok Macanan, ada beberapa jalan dengan berbagai gambar tiga dimensi. Ada gambar kolam ikan di lantai jalan. Ada gambar air terjun di tembok. Ada pula gambar sayap kupu-kupu dan lainnya.

Menurut Lurah Suryatmajan, Weda Satriya Negara, program ini merupakan usulan masyarakat pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) tahun 2019. Spot ini nantinya menjadi salah satu penunjang kawasan wisata yang menjadi salah satu fokus Kelurahan Suryatmajan.

BACA JUGA : Keren! Warga Nogotirto Bikin Lukisan 3 Dimensi di Tengah

“Dijadikan penunjang untuk kawasan wisata di situ. Kebetulan tahun 2022 fokus kami pembuatan Taman Serambi Surga [Serambi Suryatmajan River Garden] juga di Ledok Macanan,” kata Weda saat dihubungi secara daring, Minggu (18/7/2021).

Dalam proses pembuatannya, warga sekitar saling gotong royong membersihkan tembok sebelum nantinya dilukis. Mereka juga memberi cat dasar pada lapisan tembok dan jalan. Sementara untuk eksekusi lukis dilakukan oleh seniman Malioboro.

“Masyarakat menyambut baik pembuatan lukisan ini,” kata Weda. “Bisa untuk foto-foto, di situ juga ada Kelompok Tani Dewasa Sekar Mataram, di situ digunakan untuk kegiatan pertanian perkotaan.”

Selain lukisan dan nantinya Taman Serambi Surga, di Ledok Macanan juga ada potensi lain berupa kerajinan kain shibori dan kain lainnya. Potensi ini akan diintegrasikan dengan potensi di kampung lain di Kelurahan Suryatmajan. Sehingga nantinya wisatawan bisa menikmati berbagai potensi yang ada di Kelurahan Suryatmajan.

BACA JUGA : Gallery Prawirotaman Hotel Yogyakarta Gelar Pameran Lukis

Adapun potensi-potensi itu berupa kampung jambu, kawasan pedestrian Kali Code, kawasan kuliner, jalur sepeda, kampung budaya, kelompok tani, co-working space, angkringan dari hasil pertanian, dan lainnya. “Nanti wisatawan bisa muter di kawasan Suryatmajan,” kata Weda.

Tidak hanya untuk wisatawan, yang tidak kalah penting juga, lukisan dan keindahan ini bisa warga sekitar nikmati. Terlebih di masa pandemi Covid-19 ini, saat anjuran untuk lebih banyak di rumah, maka keindahan lingkungan sekitar bisa menjadi bahan refreshing.