Laba JARR Milik Haji Isam Rp349,26 Miliar hingga September 2026, Penjualan Rp3,52 T
Jhonlin Agro Raya (JARR) mencatat penjualan Rp3,52 triliun dan laba bersih Rp349,26 miliar hingga September 2026.
Tumpukan karung beras memenuhi kios salah satu pedagang beras di Pasar Wates pada Jumat (20/3/2020). /Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, JOGJA--Perum Bulog Kantor Wilayah (Kanwil) Daerah Istimewa Yogyakarta mulai menyalurkan 3.318 ton bantuan beras PPKM bagi keluarga penerima manfaat (KPM) yang terdaftar dalam program keluarga harapan (PKH) dan bantuan sosial tunai (BST) di provinsi ini.
Kepala Perum Bulog Kantor Wilayah (Kanwil) DIY Juaheni saat dihubungi di Yogyakarta, Kamis (22/7/2021), mengatakan penyaluran bantuan beras PPKM untuk lima kabupaten/kota di DIY sudah dimulai di Kabupaten Gunungkidul sejak Minggu (18/7/2021).
"Mudah-mudahan pertengahan Agustus sudah bisa tersalur seluruhnya secara maksimal," kata dia.
Menurut dia, bantuan beras PPKM di DIY menyasar 331.837 KPM yang terdiri atas 134.849 penerima BST dan 196.988 penerima PKH. Masing-masing menerima sebanyak 10 kilogram beras medium.
BACA JUGA: Ribuan Paket Sembako Dibagikan kepada Warga yang Menjalani Isoman di Sleman
Secara rinci, Juaheni menyebutkan untuk Kabupaten Sleman terdapat 84.118 KPM, Kota Yogyakarta 20.459 KPM, Gunung Kidul 95.371 KPM, Kulon Progo 52.981 KPM, dan Bantul 78.908 KPM.
Setelah Gunungkidul, proses penyaluran beras PPKM yang melibatkan PT Pos itu bakal menyasar warga di Kota Yogyakarta pada Jumat (23/7/2021), kemudian dilanjutan tiga kabupaten lainnya.
Juaheni memastikan penyaluran bantuan itu bakal tepat sasaran sehingga masyarakat yang tercatat berhak mendapatkan bantuan itu tidak perlu khawatir tidak kebagian bantuan beras PPKM. "Selama dia berhak dan tercatat dalam data PKH dan BST dari Dinsos jangan khawatir," kata dia.
Meski PT Pos sebagai penyalur bantuan telah mendapatkan daftar PKH, ia memastikan Bulog DIY tetap mengawal hingga bantuan itu diterima masyarakat.
"Kami tetap mengawal, tetap koordinasi dengan mereka," ujar dia.
Juaheni menambahkan untuk stok beras di Gudang Bulog DIY masih sangat melimpah. Hingga saat ini, Bulog DIY memiliki persediaan beras mencapai 49.000 ton.
Persediaan itu diperkirakan cukup untuk memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat di DIY, termasuk Karesidenan Kedu, dan Bayumas, Jawa Tengah sampai November 2021.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Jhonlin Agro Raya (JARR) mencatat penjualan Rp3,52 triliun dan laba bersih Rp349,26 miliar hingga September 2026.
Sebanyak 375 pelajar dan mahasiswa menerima bantuan pendidikan BAZNAS Kulon Progo. Nilainya Rp1 juta hingga Rp2 juta sesuai jenjang pendidikan.
Bareskrim menetapkan 13 tersangka TPPO bermodus perekrutan tentara bayaran Rusia. Sebanyak 58 orang tercatat menjadi korban dalam lima perkara.
Video rombongan pemotor yang diduga membawa celurit masuk SPBU Kurung, Ceper, Klaten, viral. Polisi menyelidiki kejadian tersebut.
Drainase Pasar Gamping, Sleman, dinilai perlu segera diperbaiki untuk mencegah genangan air yang berpotensi mengganggu aktivitas pedagang saat musim hujan.
Kapolrestabes Surabaya mengakui mutasi tujuh penyidik Satresnarkoba. Mereka diperiksa Propam Polda Jatim terkait dugaan pelanggaran SOP.