Ribuan Box Paket Obat Gratis untuk Warga Isoman Bantul Disalurkan

Foto ilustrasi. - Reuters/Srdjan Zivulovic
27 Juli 2021 12:57 WIB Jumali Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL - Komando Distrik Militer (Kodim) 0729 Bantul memastikan telah menyalurkan sebanyak 330 box paket obat Covid-19 gratis berupa vitamin dan obat-obatan untuk warga yang menjalani isolasi mandiri (isoman) gelombang pertama. Sementara 1.465 box paket obat Covid-19 gelombang kedua, saat ini dalam tahap distribusi.

Komandan Kodim (Dandim) 0729 Bantul Letkol Inf Agus Indra Gunawan mengatakan ada sebanyak 330 box paket yang telah didistribusikan pada gelombang pertama. Paket obat Covid-19 yang disalurkan oleh Bintara Pembinaan Desa (Babinsa) tersebut terdiri dari 165 box paket 3 dan 165 box paket 2.

"Semua sudah terdistribusi. Lalu kemarin, datang gelombang kedua berupa, paket 1 sebanyak 180 box, paket 2 sebanyak 1.140 box dan 145 box paket tiga. Dan, semua sekarang dalam tahap distribusi," kata Agus Indra, Selasa (27/7/2021).

Menurut Agus Indra, penyaluran obat bagi warga yang isoman adalah tindak lanjut dari perintah Presiden Jokowi yang telah meminta TNI untuk mendistribusikan paket obat gratis kepada pasien Covid-19 yang sedang menjalani isoman. Ada tiga paket obat yang disalurkan dan pasokan diatur oleh Kementrian BUMN.

"Dan, sejauh ini distribusi masih terus berjalan," kata Agus Indra.

Baca juga: Tak Bisa Beli Obat Covid-19 Sembarangan, Pemkot Jogja Akan Keluarkan SE Penebusan Obat

Juru bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Bantul Sri Wahyu Joko Santosa mengatakan sejauh ini penyaluran paket obat Covid-19 gratis melalui program TNI sudah berjalan. Selain melibatkan puskesmas dalam hal pendataan, pembagian obat juga langsung dilakukan oleh Babinsa masing-masing.

“Yang membagikan anggota TNI dengan data dari puskesmas,” kata Oki.

Mengenai berapa banyak paket yang dibagikan, Oki enggan merinci jumlahnya. Ia hanya membenarkan jika ada obat paket 2 dan paket 3 sudah mulai disalurkan. Obat paket 2 yaitu vitamin dan obat untuk isoman dengan keluhan demam dan kehilangan penciuman. Sedangkan paket 3 berisi vitamin dan obat untuk isoman yang panas dan batuk kering.

Sementara terkait dengan pembagian obat Covid-19 gratis dari Pemda DIY, Oki mengaku sampai saat ini belum mengetahui. Kendati demikian, sistem yang digunakan untuk penyaluran obat Covid-19 gratis melalui para Babinsa ini bisa diaplikasikan untuk pembagian obat Covid-19 dari Pemda DIY. “Yang jelas puskesmas mempunyai sistem masing-masing dalam membagi obat,” jelasnya.

Terpisah Kepala Dinas Kesehatan Bantul Agus Budi Raharja mengatakan sejauh ini stok obat masih cukup sampai awal Agustus. "Dan ini kami akan minta pusat untuk droping lagi. Mudah-mudahan segera terealisasi," ucap Agus.