Tak Bisa Beli Obat Covid-19 Sembarangan, Pemkot Jogja Akan Keluarkan SE Penebusan Obat

Foto ilustrasi. - Reuters/Srdjan Zivulovic
27 Juli 2021 07:17 WIB Sirojul Khafid Jogja Share :

Harinjogja.com, JOGJA--Pemerintah Kota Jogja akan keluarkan Surat Edaran (SE) yang mengharuskan masyarakat menebus obat tertentu menggunakan resep dokter. Menurut Wali Kota Jogja, Haryadi Suyuti, keharusan membawa resep dokter juga dimungkinkan untuk menebus beberapa jenis obat untuk pasien Covid-19.

“Obat Covid-19 yang saat ini beredar luas, tolong ditebus dengan resep dokter. Hanya bisa ditebus dengan resep dokter, untuk menghindari kesalahan. Kalau kondisi (hanya perlu obat) biasa silakan [tanpa resep],” kata Haryadi di sela-sela agendanya, Senin (26/7/2021).

Sebelumnya aturan ini sudah ada. Penerbitan SE dalam waktu dekat ini sebagai pemerkuat aturan. Pembelian atau konsumsi obat juga perlu mendapat pendampingan dari dokter. Harus ada sinkronasi antara kebutuhan obat masyarakat dan diagnosa dokter terkait penggunaan obat.

BACA JUGA: Viral Pengusaha Asal Aceh Sumbang Rp2 Triliun untuk Tangani Covid-19, Seperti Ini Sosoknya

“Niatnya baik mengobati, tapi sekarang banyak yang harusnya pakai resep dokter tapi dibeli bebas, tolong tegakkan lagi,” kata Haryadi.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Jogja, Emma Rahmi Aryani akan segera berkoordinasi dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Kota Jogja. Dalam waktu yang berkala, BPOM juga melakukan pemantauan di lapangan. “Kami akan menerbitan [SE] untuk mengingatkan,” kata Emma. “Obat yang logonya merah [yang harus ditebus pakai resep dokter,” jelasnya.

Apabila apotek memberikan obat yang harusnya memakai resep tapi dijual bebas, maka akan ada sanksi.