Advertisement

Pemda DIY Klaim PPKM Efektif Tekan Kasus Covid-19

Ujang Hasanudin
Kamis, 29 Juli 2021 - 09:57 WIB
Sunartono
Pemda DIY Klaim PPKM Efektif Tekan Kasus Covid-19 Foto ilustrasi. - ANTARA FOTO/Rahmad

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA--Pemda DIY mengklaim Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro, darurat hingga PPKM Level 4 efektif menekan angka kasus penularan Covid-19, meski angka kasus Covid-19 harian yang dipublikasikan Pemda DIY menunjukan angka cukup tinggi.

Sekretaris Daerah (Sekda) DIY menyatakan jika tidak ada PPKM kemungkinan kasus harian Covid-19 di DIY bisa di atas angka 3.000an. Sementara angka kasus positif per 27 Juli lalu bertambah sebanyak 2.732 kasus, sehingga total kasus terkonfirmasi menjadi  110.177 kasus.

BACA JUGA : Ada Perkembangan Baik, Kebutuhan Oksigen di Kota Semarang Mulai Berkurang

PROMOTED:  Resmikan IKM di Umbulharjo, Dinas Perinkopukm Jogja Berharap IKM Naik Kelas

“Jangan hanya dilihat kok enggak medun-medun [turun-turun], ya jawabannya karena ada PPKM engga tambah-tambah sampai 3.000an. Hasil analisis kita [PPKM] ada manfaatnya, bisa mengurangi tingkat peningkatan kasus,” kata Baskara Aji di Kompleks Kepatihan, Rabu (28/7/2021).

Sekedar diketahui PPKM Mikro sudah berkali-kali diperpanjang, kemudian PPKM Darurat yang diberlakukan 3-20 Juli 2021, kini PPKM Level 4 yang berlaku sampai 2 Agustus mendatang. Baskara Aji mengatakan kasus Covid-19 masih tinggi di DIY menunjukan masih adanya penularan Covid-19 di masyarakat.

Kemudian tracing dan testing yang dilakukan juga meningkat, bahkan di Bantul tracing minimal dilakukan satu orang banding 14 orang atau satu orang positif kemudian di-tracing sampai 14 orang, bahkan faktanya bisa lebih dari 14 orang karena ketatnya tracing. Hal tersebut menunjukan ti medis dan tracer bekerja dengan baik dan penularan Covid-19 masih terjadi.

BACA JUGA : Ubah Tabung Pemadam Api jadi Tabung Oksigen, 6 Orang Ditangkap

“Testing dan tracing bekerja baik. Kalau tracer tak kerja baik engga konangan [enggak ketahuan kasusnya] akan menjadi gunung es nanti,” ucap Baskara Aji.

Advertisement

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Pendukung HAM di Rusia-Ukraina-Belarus Diganjar Nobel Perdamaian 2022

News
| Jum'at, 07 Oktober 2022, 23:57 WIB

Advertisement

alt

Satu-satunya di Kabupaten Magelang, Wisata Arung Jeram Kali Elo Terus Dikembangkan

Wisata
| Kamis, 06 Oktober 2022, 07:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement