Nekat Masuk Pantai Wediombo, Puluhan Wisatawan Diusir Petugas

Sejumlah pengunjung bermain di kawasan Pantai Wediombo, Desa Jepitu, Kecamatan Girisubo, Selasa (11/6/2019). /Istimewa - Dokumen SAR Satlinmas Wilayah I DIY
01 Agustus 2021 12:27 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Puluhan pengunjung nekat menerobos masuk ke kawasan Pantai Wediombo di Kalurahan Jepitu, Girisubo. Guna menyiasati penjagaan, wisatawan datang pada saat tengah malam atau dini hari.

Meski sempat berhasil masuk, petugas SAR Satlinmas Wilayah I DIY terus melakukan patroli sehingga puluhan pengunjung diminta kembali ke daerah masing-masing. Koordinator SAR Satlinmas Wilayah I DIY, Sunu Handoko mengatakan, akhir-akhir ini banyak pengunjung yang nekat masuk ke kawasan Pantai Wediombo. Sebagai contoh, sejak Sabtu (31/7/2021) ada sepuluh kendaraan roda dua, satu travel dan satu unit kendaraan roda empat.

Total ada sekitar 31 pengunjung yang masuk kawasan wisata. Meski demikian, Sunu mengakui petugas langsung mendatangi dan meminta pulang. “Kami mohon bersabar karena selama PPKM level dua, kawasan wisata masih ditutup. Nanti, kalau sudah buka silahkan main ke pantai,” kata Sunu kepada wartawan, Minggu.

Baca juga: Menghalangi Jalan Ambulans Bisa Dipenjara 1 Tahun

Menurut dia, untuk menghalau pengunjung masuk kawasan wisata, selain petugas Tempat Pemungutan Retribusi, juga ada empat anggota SAR yng disiagakan. Meski demikian, penjagaan tidak dilakukan selama 24 jam sehingga ada yang nekat masuk, khususnya saat dini hari.

Sunu mengungkapkan pada Minggu dini hari sekitar pukul 01.00 WIB, ada tujuh rombongan pengendara motor yang sudah mendekat parkiran Wediombo. Akan tetapi, pengunjung ini berhasil dihalau anggota SAR pada saat patroli pematauan gelombang tinggi.

“Untuk yang lain ada yang datang pukul 04.30 WIB. Sedangkan untuk travel datangnya pukul 05.00 WIB. Jam-jama inilah yang digunakan karena memang TPR belum dijaga,” katanya.

Baca juga: Rumah Sakit Mulai Menambah Bed Pasien Covid-19

Sunu menambahkan, pada Minggu siang juga ada yang berusaha masuk ke kawasan wisata. Namun kedatangan pengunjung ini dapat dicegah saat di pintu masuk TPR. “Sudah banyak, tapi saya belum bisa memberikan rincian. Tapi ada dan langsung diminta balik arah,” katanya.

Sebelumnya, Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul, Hary Sukomono mengatakan, selama PPKM level empat berlangsung seluruh kawasan wisata di Gunungkidul ditutup sementara. Kebijakan ini dilakukan guna mendukung penurunan laju penyebaran virus corona. “Penutupan sudah dilakukan sejak 3 Juli lalu,” katanya.

Meski demikian, Hary mengakui, untuk pembukaan destinasi wisata masih menunggu instruksi terkait dengan perkembangan pemberlakukan PPKM. “Kami tunggu instruksi lanjutan. Kalau diizinkan buka, maka kami siap,” katanya.