4 Hari, 29 Warga Sleman Meninggal Dunia Saat Isoman

Prosesi pemakaman jenazah Covid-19 yang dilakukan tim pemakaman Satgas Covid-19 Sleman belum lama ini. - Ist/dok PMI Sleman
04 Agustus 2021 21:17 WIB Abdul Hamied Razak Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN- Tim Dekontaminasi, Pemakaman dan Pemulasaraan Jenazah Covid-19 BPBD Sleman mencatat hingga awal Agustus ini masih ada pasien Covid-19 yang meninggal dunia saat menjalani isolasi mandiri (isoman).

Tim melakukan pemulasaraan jenazah dan pemakaman sesuai protokol kesehatan (prokes) kepada sebanyak 29 jenazah pasien yang meninggal dunia saat menjalani isoman. Data tersebut tercatat sejak empat hari terakhir, 1-4 Agustus. "Ya masih ada pasien Covid-19 yang meninggal saat menjalani isoman di rumah," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sleman Makwan, Rabu (4/8/2021).

Dia merinci hingga 4 Agustus pukul 16.00 WIB, tim memakamkan sebanyak 118 jenazah. Rinciannya, 38 jenazah pada 1 Agustus di mana 11 jenazah meninggal saat menjalani isoman dan 27 jenazah saat dirawat di rumah sakit. Sehari kemudian, 2 Agustus jumlah pasien yang meninggal sebanyak 37 kasus dengan rincian 11 jenazah meninggal saat menjalani isoman dan 26 jenazah saat dirawat di rumah sakit.

BACA JUGA: Takut Ketahuan, Pencuri Kotak Infaq di Gunungkidul Tinggalkan Motor di Masjid

Selama 3 Agustus, jumlah jenazah yang dimakamkan sebanyak 21 kasus, dengan rincian 3 jenazah meninggal saat menjalani isoman dan 18 jenazah saat dirawat di rumah sakit. "Dan Rabu (4/8/2021) sore, setidaknya 22 jenazah yang dimakamkan di mana 4 jenazah meninggal saat menjalani isoman dan 18 jenazah saat dirawat di rumah sakit," jelasnya.

Penanggungjawab Fasilitas Kesehatan Darurat Covid-19 (FKDC) Sleman ini meminta pasien Covid-19 yang menjalani isoman untuk bersedia dievakuasi ke Isoter. Hal ini bertujuan agar pasien mendapatkan pengawasan lebih selama di Isoter.
"Kapasitas Isoter lebih dari cukup untuk menampung pasien yang akan menjalani perawatan di Isoter," tandasnya.