Rehabilitasi Jalan Srandakan Poncosari Dilanjutkan
Rehabilitasi Jalan Srandakan–Poncosari–Pandansimo Bantul dilanjutkan 2,05 km dengan anggaran Rp15,81 miliar hingga akhir 2026.
Ilustrasi vaksinasi Covid-19./Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, JOGJA-- Pemerintah Kota Jogja melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat akan memfokuskan pemberian vaksin dosis kedua kepada para warga menyusul terbatasnya stok vaksin yang saat ini tersedia. Untuk sementara waktu atau hingga akhir pekan ini pemberian vaksin dosis pertama akan disetop terlebih dahulu sambil menunggu ketersediaan stok vaksin baru tiba dari pemerintah pusat.
Kepala Bidang Pencegahan Pengendalian Penyakit dan Pengelolaan Data dan Sistem Informasi Kesehatan Dinkes Kota Jogja, Lana Unwanah mengatakan, langkah ini diambil karena kondisi stok vaksin yang cukup mengkhawatirkan. Saat ini ketersediaan stok vaksin di gudang farmasi milik Dinkes hanya berjumlah 3.700 dosis. Jumlah itu disebut dia merupakan stok terendah yang dimiliki Pemkot Jogja sejak program vaksin berjalan.
BACA JUGA: 17 Orang Tewas Disambar Petir Saat Menuju Pesta Pernikahan
"Stok vaksin di Kota Jogja sampai dengan pekan ini merupakan yang terendah sejak pelaksanaan vaksinasi dimulai pada 6-7 bulan lalu dan sejumlah faskes juga sudah menjerit dan mulai mempertanyakan kenapa hanya mendapatkan vaksin untuk dosis kedua saja. Karena sampai saat ini yang tersedia di gudang farmasi hanya 3.700 dosis vaksin Sinovac," kata Lana dalam diskusi daring yang digelar Harian Jogja bekerja sama dengan Satgas Covid-19 dan Pemkot Jogja pada Kamis (5/8/2021).
Untuk itu, pihaknya akan fokus pada penyuntikan vaksin dosis kedua dulu sampai dengan pekan ini. Sebab telah ada sebanyak 50.000 sampai 60.000 ribuan warga yang sudah terjadwal untuk menjalani vaksin dosis kedua Sinovac pada bulan ini. Di sisi lain ada pula warga yang sudah terjadwal untuk mendapatkan vaksin dosis kedua AstraZeneca pada pertengahan bulan ini sampai akhir September mendatang dengan jumlah 55.000 orang.
"Paling tidak vaksin dosis pertama sampai akhir pekan ini disetop dulu sambil menunggu ada penyaluran dosis vaksin lagi. Infonya dalam pekan kedua Agustus akan ada penyaluran vaksin dan kami harapkan stok itu nanti bisa mengkover," ujar dia.
Lana menjelaskan, hingga per 3 Agustus lalu cakupan vaksin di Kota Jogja telah mencapai 350.675 orang untuk dosis pertama dengan rincian sebanyak 220.192 atau 62,79 persen NIK luar dan 130.483 atau 37,21 persen NIK Kota Jogja. Sementara yang telah menjalani vaksin dosis kedua yakni sebanyak 131.401 orang dengan rincian sebanyak 77.368 atau 58,88 persen NIK luar dan 54.033 atau 41,12 persen NIK Kota Jogja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Rehabilitasi Jalan Srandakan–Poncosari–Pandansimo Bantul dilanjutkan 2,05 km dengan anggaran Rp15,81 miliar hingga akhir 2026.
IHSG hari ini dibuka melemah ke level 5.884,96 dipicu tekanan saham BBCA, BREN, dan BBRI. Investor masih menanti sentimen ekonomi dan arus modal asing.
Harga cabai rawit merah di PIHPS Nasional mencapai Rp91.650 per kg pada Senin, sementara telur ayam ras dijual Rp29.500 per kg.
SHOW Token mengalokasikan pendanaan US$100 juta untuk industri film Indonesia melalui teknologi blockchain dan memperluas ekosistem ekonomi kreatif.
BPJPH mempercepat sertifikasi halal UMK melalui Program SEHATI untuk memperkuat ekosistem halal nasional dan daya saing wisata halal Indonesia.
KPU Kota Jogja menggelar simulasi pemungutan suara inklusif bagi siswa disabilitas di SLB Negeri Pembina untuk meningkatkan kesiapan menghadapi Pemilu 2029.