Koperasi Griya Jati Rasa Bantu Kebutuhan Warga yang sedang Isoman

Penyerahan bantuan dari Koperasi Griya Jati Rasa untuk keluarga yang menjalani isolasi mandiri (isoman). - Ist/dok
06 Agustus 2021 11:17 WIB Nina Atmasari Jogja Share :

Harianjogja.com, BANTUL— Koperasi Griya Jati Rasa, didukung PSTPM Universitas Kristen Duta menyediakan nasi boks bagi warga ataupun keluarga yang menjalani isolasi mandiri (isoman) yang membutuhkan.

Ketua Koperasi Griya Jati Rasa, KH. Beny Susanto menyebutkan Keluarga besar Koperasi Griya Jati Rasa bersama Ponpes Sunan Kalijaga Gesikan, Jamaah Ahmadiyah Indonesia dan Pusat Studi dan Tranformasi Masyarakat Universitas Kristen Duta Wacana Yogyakarta menolak menyerah.

“Kami terus bangkit dan menggapai kasih sayang Tuhan Yang Maha Esa, rahmat Allah di tengah pandemi covid-19,” katanya, Jumat (6/8/2021).

Baca juga: Angka Kematian RI karena Covid Masih Tertinggi

Pengasuh Ponpes Sunan Kalijaga Gesikan ini mengatakan tak ada manfaaatnya menyerah. Menurutnya, kebijakan PPKM Darurat merupakan ikhtiar lahir pemerintah bersama protokol kesehatan, yang tidak bisa tidak harus dibarengi upaya spiritual dengan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Karenanya, di tengah keterbatasan perpanjangan PPKM darurat, ia mengajak terus bergadengan tangan dengan semua, tanpa melihat perbedaan iman, agama dan mazhab ataupun kelompok, rahmat dan berkah Tuhan Yang Maha Esa terus mengalir deras.

Tujuannya agar warga ataupun keluarga yang menjalani isolasi mandiri mendapatkan perhatian yang cukup. “Makanan, nasi box, vitamin, beras, minyak dan lauk bagi yang tidak mampu dibantu oleh berbagai kalangan dan banyak pihak,” katanya.

Baca juga: Margaria Group Berikan Vaksinasi Covid-19 untuk Semua Karyawan

Warga isoman yang membutuhkan bisa menghubungi Anna Istanti (087738849762).

Beny yang juga A’wan Syuriah PWNU DIY mengapresiasi Gubernur DIY Sultan Hamengku Buwono X yang telah memberikan kebijakan refocusing dana keistimewaan untuk penanganan pandemi Covid-19. Ia meminya para bupati, wali kota dan seluruh perangkat pemerintahan sampai tingkat desa dan kelurahan se-DIY harus mengawal dan memastikan implementasi kebijakan tersebut.