DIY Mulai Suntikan Vaksin Covid-19 Dosis Ketiga

Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji-Harian Jogja - Yosef Leon Pinsker
06 Agustus 2021 20:37 WIB Ujang Hasanudin Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA-Pemda DIY meminta pemerintah kabupaten kota yang kehabisan vaksin Covid-19 untuk mengajukan permintaan ke Pemda DIY karena stok vaksin di gudang Dinas Kesehatan DIY masih ada.

Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Kadarmanta Baskara Aji mengatakan kiriman vaksin selalu ada dari Kementerian Kesehatan, bahkan per 6 Agustus sudah ada kiriman sekitar 10.000 dosis, “sekarang sudah ada lagi, kalau enggak ada segera minta didrop saya minta ambil,” kata Baskara Aji, di Kepatihan, Jumat (6/8/2021).

Baskara Aji mengatakan kiriman vaksin dari Pemerintah Pusat bisa dikirimkan ke Dinas Kesehatan DIY dan juga ke kabupaten dan kota. Jika kabupaten dan kota kehabisan stok bisa mengambil stok di gudang Dinas Kesehatan DIY. Dia lebih senang stok vaksin cepat habis karena artinya vaksinasi di DIY berjalan baik.

BACA JUGA: Tersangka Korupsi Jual Beli Kios Abu Bakar Ali Diduga Gunakan Duit untuk Judi dan Minum Miras

Menurut Baskara Aji, sampai 3 Agustus lalu stok vaksin yang masih tersedia untuk Sinovac sebanyak 12.750 vial atau 127.000 dosis, AstraZeneca 1.480 vial atau 14.800 dosis. Bahkan DIY sudah mulai melaksanakan suntikan dosis ketiga untuk tenaga kesehatan (Nakes) dengan vaksin jenis Moderna.

“Dosis ketiga untuk nakes dapat kiriman 195 vial atau 1.900 dosis,” kata Baskara Aji. Saat ini tenaga kesehatan di DIY yang sudah mendapatkan suntikan dosis ketiga sebanyak 1.250 orang. Pihaknya akan terus menggenjot vaksinasi di Bumi Mataram dengan target harian 12.000-14.000 orang.

Tidak menutup kemungkinan dalam kondisi tertentu bisa mencapai 20.000 orang dalam sehari, bahkan DIY sempat melakukan vaksinasi terbanyak pada Juli lalu yang mencapai 45.000 dalam sehari. DIY menargetkan vaksinasi bisa mencapai 70% dari total sasaran pada September mendatang.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan per 6 Agustus 2021, total sasaran vaksin di DIY sebanyak 2.879.699 orang. Dari jumlah sasaran yang sudah mendapatkan vaksin dosis pertama mencapai 1.178.949 orang atau 40,94%. Dosis kedua 442.473 orang atau 15,37%.