Advertisement

Ibu hamil di Bantul Mulai Divaksin

Jumali
Jum'at, 13 Agustus 2021 - 12:07 WIB
Bernadheta Dian Saraswati
Ibu hamil di Bantul Mulai Divaksin Ibu hamil yang akan menerima suntikan vaksin menerima pengarahan di Puskesmas Bambanglipuro, Bantul, Jumat (13/8/2021). - Ist

Advertisement

Harianjogja.com, BANTUL - Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantul resmi memulai vaksinasi Covid-19 untuk ibu hamil, Jumat (13/8/2021), di Puskesmas Bambanglipuro.

Diharapkan dengan mulai disuntikkannya vaksin Sinovac kepada ibu hamil, maka tingkat kematian dan paparan Covid-19 untuk ibu hamil dan bayi akan semakin berkurang.

Kepala Puskesmas Bambanglipuro Tarsisius Glory mengatakan, vaksinasi untuk ibu hamil dilakukan setelah ia mendapatkan Surat Edaran dari Kementrian Kesehatan. Selain itu ada rekomendasi dari sejumlah pihak jika vaksin untuk ibu hamil aman.

PROMOTED:  YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia

"Selain itu, ibu hamil ini kan punya risiko paling besar terpapar Covid-19. Dengan vaksinasi ini diharapkan mampu melindungi ibu dan sang bayi," katanya, Jumat (13/8/2021).

Mengenai ibu hamil yang bisa divaksin, Glory menyatakan harus memiliki usia kehamilan 11 sampai 33 minggu, belum pernah terpapar Covid-19. Namun, jika pernah terpapar Covid-19 harus sudah 3 bulan dari saat ibu hamil itu sudah dinyatakan negatif Covid-19. Ibu hamil yang divaksin juga harus sehat, bukan kontak erat dan tidak menjalani isolasi mandiri.

Baca juga: Tak Bawa Kartu Vaksin, Ribuan Calon Penumpang Kereta Api Gagal Berangkat

"Dan di Bambanglipuro ini ada sekitar 300an ibu hamil, tapi yang masuk kriteria sekitar 130 ibu hamil. Nanti kami screening lagi saat akan divaksin," lanjut Glory.

Sementara dari hasil screening dari target sebanyak 70 ibu hamil yang divaksin, Jumat (13/8/2021), Glory menyatakan ada 30 ibu hamil yang sudah divaksin. "Sisanya akan kami lanjutkan besok. Karena kami memang vaksinasi kami gelar hari ini dan besok," jelas Glory.

Meski demikian, Glory memastikan vaksinasi ibu hamil akan tetap dilakukan saat memeriksakan kehamilan di puskesmas. Karena akan ada penjaringan terhadap ibu hamil yang belum divaksin.

Advertisement

"Untuk yang telah menerima dosis pertama hari ini, maka dosis kedua akan diberikan empat pekan lagi, karena kami pakai vaksin Sinovac," ucap Glory.

Kasi Promosi dan Pemberdayaan Masyarakat Dinkes Bantul Karjiyem mengatakan ada sebanyak 15.000 ibu hamil di Bantul. Dari jumlah tersebut, akan dilakukan vaksinasi secara bertahap.

"Untuk tahap pertama, bulan ini sekitar 6.000 ibu hamil yang akan kami vaksin bulan ini," ucap Karjiyem.

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Suap Dana PEN, Eks Dirjen Kemendagri Divonis Penjara 6 Tahun

News
| Rabu, 28 September 2022, 18:47 WIB

Advertisement

alt

Suka Liburan, Yuk Patuhi 5 Etika Saat Berwisata

Wisata
| Senin, 26 September 2022, 22:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement