Libur HUT Kemerdekaan RI, TPR Wisata di Bantul Masih Ditutup

QR code terpasang di TPR Parangtritis, Jumat (7/5/2021). - Harian Jogja/Jumali\\r\\n
15 Agustus 2021 19:07 WIB Catur Dwi Janati Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL - Jelang libur Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, penjagaan di sejumlah destinasi wisata tetap dilakukan. Di kawasan pantai, Tempat Penarikan Retribusi (TPR) pun masih ditutup selama PPKM.

Sekretaris Dinas Pariwisata Bantul, Annihayah menjelaskan tidak ada peningkatan penjagaan jelang libur Hari Kemerdekaan Indonesia. "Tidak ada, biasa saja karena tanggal 17 ini hari libur nasional biasa bukan merupakan sesuatu seperti satu Suro yang ada ritual khusus. Jadi prediksi pengunjung pantai tidak akan membeludak," jelasnya pada Minggi (15/8/2021).

Ditambahkan Annihayah, selama PPKM Level 4 penutupan TPR masih terus dilakukan. "Ya kita mematuhi aturan yang ada," ujarnya.

Baca juga: Calon Pengunjung Diminta Bersabar, Objek Wisata di Gunungkidul Masih Tutup

Keramaian pengunjung pantai sempat terjadi saat perayaan satu Suro. Hal itu terjadi lantaran banyak warga yang merayakan tradisi malam satu Suro.

"Itu ramai karena kan ada tradisi merayakan tahun baru malam dengan lek-lekan [berjaga] jadi ada mobilisasi orang ke pantai. Sehingga kita antisipasi dengan menghalau pengunjung untuk tidak berkerumun di pantai. Kalau 17-an malam tidak membuat kerumunan, biasa saja," tambahnya.

Selain itu laju wisatawan baik siang maupun sore diprediksi Annihayah tidak akan terjadi lonjakan signifikan karena PPKM. "Tidak ada. Ini saya barusan dari pantai juga pengunjung sepi tidak ada pengunjung biasa saja," terangnya.

Baca juga: Presiden Jokowi Minta Harga Tes Swab PCR Diturunkan Jadi Rp450.000

Kepala Satpol PP Bantul, Yulius Suharta menegaskan pemetaan wilayah bakal tetap dilakukan berkaitan dengan libur Hari Kemerdekaan Indonesia. "Tapi kan 17an bukan libur yang tidak ada aktivitas. Tapi kan ada beberapa mungkin yang bekerja di kantor berkewajiban untuk mengikuti zoom atau apa," tuturnya.

Dari pantaun Yulius pada Minggu (16/8/2021) tidak ada suatu pengingkatan mobilitas yang terlalu signifikan. Mobilitas warga disebutkan Yulius saat ini masih landai. "Tapi tetap kita antisipasi nanti dari tim prokes bersama dengan anggota kita di pantai selatan atau mungkin di wisata yang lain untuk kita pantau," tambahnya.