Calon Pengunjung Diminta Bersabar, Objek Wisata di Gunungkidul Masih Tutup

Petugas jaga mengimbau dan meminta calon pengunjung putar balik pada saat akan masuk ke TPR Wediombo di Kalurahan Jepitu, Girisubo. Minggu (15/8/2021). - Ist/dok SAR Satlinmas Wilayah I DIY\\r\\n
15 Agustus 2021 16:47 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Destinasi wisata di Gunungkidul masih tutup karena kebijakan PPKM level empat. Calon pengunjung pun diminta bersabar karena Dinas Pariwisata masih menunggu instruksi dari Pemerintah Pusat berkaitan dengan pembukaan obyek wisata.

Meski masih ditutup, namun banyak calon pengunjung yang nekat untuk berusaha masuk ke kawasan wisata. Salah satunya terlihat di pintu masuk wisata Pantai Wediombo di Kalurahan Jepitu, Girisubo.

Petugas jaga yang terdiri dari pegawai Tempat Pemungutan Retribusi dan Anggota SAR Satlinmas Wilayah I DIY harus bekerja keras untuk menghalau calon pengunjung yang ingin masuk ke kawasan wisata. Koordinator SAR Satlinmas Wilayah I DIY, Sunu Handoko mengatakan, pada Minggu (15/8/2021) ada ratusan pengunjung yang mau berwisata.

Baca juga: Tujuh Pegawai Positif Corona, Kapanewon Saptosari Ditutup Sementara

Namun demikian, petugas jaga di TPR meminta kepada calon pengunjung untuk pulang ke daerah masing-masing. “Kendaraan yang dipakai tidak hanya dari wilayah DIY, tapi ada juga yang luar daerah karena banyak yang menggunakan plat dari Surabaya, Jawa Timur,” kata Sunu kepada wartawan, kemarin.

Menurut dia, jumlah calon pengunjung yang berusaha menerobos masuk kawasan wisata semakin banyak. Tak hanya itu, kedatangan tidak sembunyi-sembunyi seperti beberapa minggu lalu karena pada saat siang arak-arakan kendaraan terlihat akan masuk.

“Kalau dulu sembunyi-sembunyi karena datang dini hari, tapi sekarang siang pun tetap berusaha masuk ke kawasan wisata. Untuk yang datang tidak hanya di Wediombo, tapi juga ada yang mau masuk ke Sadeng maupun Pantai Siung,” katanya.

Sunu pun memastikan petugas jaga tidak terlena karena setiap kendaraan yang datang diminta balik arah agar tidak memasuki kawasan wisata. Instruksi ini sesuai dengan aturan dalam PPKM. “Wisata masih ditutup dan harus bersabar dulu. Nanti, kalau sudah dibuka maka boleh untuk bermain sepuasnya,” katanya.

Selain menjaga di pintu TPR, untuk memastikan tidak ada pengunjung yang masuk, petugas SAR Satlinmas Wilayah I juga melakukan patroli di kawasan wisata. Adapun hasilnya, tidak ada pengunjung maupun restoran atau warung makan yang buka. “Pelaku wisata patuh dengan aturan PPKM karena tidak ada yang buka selama destinasi wisata ditutup,” katanya.

Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul, Hary Sukmono saat dikonfirmasi kemarin membenarkan adanya calon pengunjung yang nekat berusaha masuk ke kawasan wisata. Meski demikian, upaya tersebut berhasil dicegah oleh petugas jaga yang terdiri dari pegawai dinas pariwisata, dinas perhubungan, Satpol PP dan anggota SAR Satlinmas.

Dia berharap kepada calon wisatawan untuk bersabar sambil menunggu kebijakan lanjutan dari Pemerintah Pusat berkaitan dengan pembukaan wisata. “Kami masih menunggu. Jadi, kalau sudah boleh dibuka maka kami tidak akan melarang wisatawan yang akan berkunjung,” katanya.