SIM Gunungkidul September 2026, Cek Jadwal dan Lokasinya
Jadwal SIM Gunungkidul September 2026 lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, SIM Keliling, Saturday Night Service, dan syarat perpanjangan.
Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno saat menjadi pembicara dalam online Zoom Meetings dan Live Youtube di akun IPIEF Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Rabu (25/8/2021). Istimewa
Harianjogja.com, BANTUL—Pandemi sangat memukul perekonomian dunia, termasuk di Indonesia. Di sektor ekonomi kreatif dan pariwisata, kerugian akibat pandemi ini mencapai Rp11.000 triliun. Meski demikian, pandemi tak harus menjadi penghalang, dan justru menjadi tantangan bersama untuk beradaptasi. Protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19 menjadi satu aspek wajib yang harus diterapkan, dan hal itu sekaligus menjadi salah satu cara untuk mendongkrak ekonomi kreatif supaya lebih baik.
Penegasan itu disampaikan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno saat menjadi pembicara dalam online Zoom Meetings dan Live Youtube di akun International Program for Islamic Economics and Finance (IPIEF) Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Rabu (25/8/2021). Acara International Conference on Islamic Economic and Financial Inclusion ke-5 (ICIEFI) ini merupakan bagian dari acara International Conference on Sustainable Innovation (ICoSI) UMY dengan mengusung tema Optimizing the Challenges of Environtment, Resources, and Socioeconomics for Sustainable Innovation.
Dijelaskan Sandiaga, sektor ekonomi kreatif dan pariwisata Indonesia menduduki peringkat ketiga setelah Amerika Serikat dengan Hollywood dan Korea Selatan yang memiliki K-Pop. "Sebelum pandemi sktor ini menyumbangkan Rp11.000 triliun untuk pertumbuhan ekonomi Indonesia, sekaligus menawarkan 20 juta pekerjaan berkualitas untuk generasi muda," katanya. Agar segera bangkit, Sandiaga mengajak pelaku ekonomi kreatif dan pariwisata untuk berjuang dan bangkit di masa pandemi ini.
Sandiaga melihat ekosistem ekonomi digital yang saling menguatkan menjadi krusial karena ekonomi digital di Indonesia bisa tumbuh di tengah pandemi dengan menjalankan tiga pilar yaitu inovasi, adaptasi dan kolaborasi. "Salah satu cara untuk mengatasi dan menyelesaikan masalah ini adalah bekerja sebagai satu kesatuan, memperkuat kolaborasi, inovasi, dan adaptasi. Kita harus melanjutkan kolaborasi bisa dari pemerintah, akademisi, pelaku bisnis, media, dan masyarakat sehingga memperkuat ekonomi kreatif dan pariwisata bahkan pasca pandemi," kata Sandiaga.
Saat ini Menparekraf menginisiasi tiga aksi nyata untuk membuat ekosistem ekonomi digital Indonesia semakin baik, yaitu melaksanakan Gerak Cepat (Gercep), Gerak Bersama (Geber), dan Garap Semua Potensi Lapangan Kerja (Gaspol).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal SIM Gunungkidul September 2026 lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, SIM Keliling, Saturday Night Service, dan syarat perpanjangan.
Thomas Tuchel mengungkap kondisi pemain Man City di Timnas Inggris setelah klub dinyatakan bersalah melanggar aturan finansial Premier League.
Hasil Kualifikasi MotoGP Jepang 2026, Jorge Martin merebut pole setelah mengalahkan Marc Marquez di Q2 MotoGP Motegi.
Ancaman seluler makin tertarget di Asia Pasifik. Kaspersky mencatat 15.163 deteksi di Indonesia pada Q1 2026.
Head to head Indonesia vs Thailand jelang final FIFA ASEAN Cup 2026. Garuda terakhir menang pada 2016 dan tanpa kemenangan dalam 6 laga berikutnya.
Pemerintah membuka registrasi Perlinsos Digital untuk memutakhirkan data calon penerima bansos yang akan digunakan dalam penyaluran bantuan pada 2027. Masyaraka