Advertisement

Komitmen Terapkan Prokes, Pedagang di Alun-Alun Utara Berharap Pelonggaran

Yosef Leon
Sabtu, 28 Agustus 2021 - 08:57 WIB
Nina Atmasari
Komitmen Terapkan Prokes, Pedagang di Alun-Alun Utara Berharap Pelonggaran Pedagang di kawasan Alun-alun Kidul (Alkid) sedang menutup tempat usahanya pada Kamis (14/1/2021) sekitar pukul 19.30 WIB. - Harian Jogja/Sirojul Khafid\\r\\n

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA-- Perwakilan pedagang di kawasan Alun-Alun Utara Jogja meminta Pemda DIY agar pelonggaran aktivitas bisa dilakukan. Ia juga menegaskan komitmen untuk menegakkan protokol kesehatan.

Denta Julian, perwakilan pedagang kawasan Alun-Alun Utara Jogja berharap Pemda DIY memberikan kelonggaran aktivitas usaha mereka. Apalagi mayoritas pedagang di kawasan itu disebut dia telah disuntik vaksin Covid-19.

Advertisement

"Selama pandemi ini kami dari pedagang sudah berkomitmen untuk selalu menegakkan prokes di tiap tempat usaha kami. Namun karena mengingat masih masa PPKM level 4, ditambah daya beli masyarakat yang turun serta pariwisata dan pendidikan belum jalan, kekhawatiran akan adanya kerumunan tidak akan ada karena jualan masih pada sepi," jelas dia, Jumat (27/8/2021).

Baca juga: Pemda DIY Didesak Siapkan Anggaran untuk Percepat Vaksinasi Covid-19

Menurut dia, dalam praktiknya syarat menunjukkan aplikasi Pedulilindungi dinilai merepotkan. Pasalnya, tidak semua PKL maupun pedagang angkringan punya fasilitas yang memadai dalam penerapan kebijakan itu. Di sisi lain, pengawasan terhadap aturan tersebut juga bakal melibatkan jumlah petugas yang cukup banyak, sehingga cukup sulit dioptimalkan di lapangan.

"Pastinya kerepotan dalam praktik pelaksanaannya, seolah-olah jajan di angkringan itu seperti jajan di mal yang fasilitasnya lebih lengkap dan pengawasannya bisa ketat. Memang pemerintah dalam hal ini Satpol PP mau berjaga di tiap gerobak angkringan setiap saat," ujar dia.

Baca juga: Kasus Covid-19 dan BOR RS di DIY Turun, Masyarakat Diminta Tetap Disiplin Prokes

Sebelumnya, Pemda DIY menyatakan para pengunjung di sejumlah sektor ekonomi wajib menggunakan aplikasi Pedulilindungi guna mengetahui informasi soal vaksinasi, tes PCR perjalanan maupun informasi tentang riwayat isolasi atau kondisi kesehatan individuyang berkunjung. Mereka nantinya diharuskan men-scan kode batang yang telah disediakan di masa pelonggaran aktivitas bagi pelaku usaha.

“Nantinya seluruh aktivitas yang terkait datang ke restoran, ke mal, warteg, angkringan dan seterusnya itu wajib menggunakan aplikasi Pedulilindungi,” ujar Sekretaris Daerah DIY, Kadarmanta Baskara Aji.

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Cek Jadwal KRL Jogja-Solo 1 Juli 2022

Cek Jadwal KRL Jogja-Solo 1 Juli 2022

Jogjapolitan | 6 hours ago
OPINI: Gaji ke-13 Anda Untuk APA?

OPINI: Gaji ke-13 Anda Untuk APA?

Jogjapolitan | 6 hours ago
Top 7 News Harianjogja.com 1 Juli 2022

Top 7 News Harianjogja.com 1 Juli 2022

Jogjapolitan | 6 hours ago

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Asosiasi Petani Tembakau Dukung Pemimpin yang Pro Petani Tembakau di Pilpres 2024

News
| Jum'at, 01 Juli 2022, 15:07 WIB

Advertisement

alt

Dieng Culture Festival 2022 Digelar September 2022

Wisata
| Jum'at, 01 Juli 2022, 14:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Advertisement