Angin Segar untuk Mal di Pengujung Agustus

Pegawai mengukur suhu tubuh pengunjung di pusat perbelanjaan Galeria Mall, Jogja, Rabu (10/6/2020). - Harian Jogja/Gigih M. Hanafi
28 Agustus 2021 15:37 WIB Herlambang Jati Kusumo Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Setelah hampir dua bulan tutup karena Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), mal di DIY kembali buka pada Selasa (24/8/2021). Dibukanya kembali mal menjadi harapan bagi sejumlah penyewa ruang usaha di pusat perbelanjaan. Berikut laporan wartawan Harian Jogja, Herlambang Jati Kusumo.

Sejumlah sepeda motor dan mobil tampak di area parkir basement Plaza Ambarrukmo. Adanya alat transportasi itu menjadi pertanda adanya geliat di pusat perbelanjaan itu.

Di sekitar pintu masuk pusat perbelanjaan, petugas keamanan mempersilakan para pengunjung mencuci tangan di wastafel yang tersedia. Beberapa pengunjung yang lebih dahulu datang sibuk dengan gawainya.

Mereka mengeluarkan gawai, karena pengunjung mal kini wajib memiliki aplikasi PeduliLindungi sebagai syarat masuk ke area tempat usaha tersebut. Sejumlah pengunjung masih kebingungan dengan aturan baru yang diterapkan pemerintah bagi pengunjung mal. Aturan yang dikeluarkan pemerintah saat ini bagi pengunjung mal, selain harus telah menjalani vaksinasi, juga harus registrasi di PeduliLindungi.

Di depan pintu masuk sudah disediakan tempat

memindai kode QR. Pengunjung yang datang tinggal scanning QR Code dan melakukan check in, ada juga yang selesai berkunjung melakukan check out dari aplikasi mereka.

Sejumlah informasi muncul jika pengunjung telah melakukan vaksinasi, mulai dari lokasi melakukan pemindaian, kategori aktivitas, total keramaian yang menunjukkan jumlah kunjungan, dan sejumlah imbauan untuk menerapkan protokol kesehatan.

Pengunjung yang telah menjalani vaksinasi dipersilakan masuk dan masih harus dicek suhu tubuh. Beberapa tampak bersemangat bisa kembali mengunjungi mal, ada juga yang terpaksa mengurungkan niat. Yang terakhir karena tidak bisa memenuhi aturan yang telah ditetapkan.

Di dalam mal, penjaga tenant juga telah bersiap menyambut pengunjung. Suasana pusat perbelanjaan yang terletak di Jalan Laksda Adisutjipto, Sleman, pada hari pertama buka itu masih belum ramai. Meski begitu, bagi para penjaga tenant, hal ini lebih baik, daripada Mal tidak beroperasi sama sekali. Ada harapan-harapan untuk mendapat penghasilan dan menyambung hidup.

Salah satu penjaga tenant di Plaza Ambarrukmo, Tika, mengaku senang bisa kembali bekerja. “Ya senang kembali buka, tenant yang saya jaga ini terakhir buka Juni, Juli sudah PPKM tutup. Jadi ya senang ini buka lagi,“ ucap Tika, Selasa (24/8/2021).

Tika mengharapkan adanya kemudahan mal masuk bagi penjaga tenant. “Untuk yang penjaga tenant kan sudah dipastikan vaksin, harapannya diberi kemudahan. Tidak perlu masuk aplikasi itu, karena ponsel yang lemot seperti punya saya ini susah, tetapi ya untuk sementara ikut aturan saja. Bersyukur bisa buka, harapannya banyak pembeli lagi, karena Juni itu sudah ramai,” ujarnya.

Penjaga tenant lainnya, Hayu, mengungkapkan hal senada. Ia bersyukur bisa kembali menjaga tenant. Meski di hari pertama belum ramai, pembukaan mal ini menjadi harapan untuk mendapatkan pembeli.  

Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) DIY, Surya Ananta, mengatakan mal di DIY telah bersiap jauh hari untuk penyesuaian protokol pencegahan Covid-19. Hal tersebut juga telah diimplementasikan sebelum kebijakan PPKM atau selama pandemi Covid-19. Bagi pengelola, kebijakan dibukanya kembali mal menjadi angin segar, meski belum sepenuhnya atau semua buka. Seperti bioskop dan wahana permainan belum bisa beroperasi. Termasuk untuk tenant food and beverage hanya diperkenankan take away. Jam operasional juga dibatasi mulai pukul 10.00 WIB-20.00 WIB

“Kami menyambut baik kebijakan ini, meski belum dapat maksimal juga sebenarnya. Kami secara SOP sudah siap semua. Sebelum pembukaan ini juga sudah trial. Hari ini [kemarin] tidak ada masalah, bisa berjalan baik,” ucap Ananta.

Ananta mengatakan pembukaan mal tidak hanya ditunggu pengelola, namun juga oleh  ribuan karyawan yang bekerja di mal setiap harinya. “Ini harapan semua, bisnis dapat berjalan dengan tetap menjaga kesehatan. Ini langkah yang baik, semoga dapat terus terjaga kesehatan, dan ekonomi dapat mulai pulih,” kata pria yang juga General Manager Plaza Ambarrukmo itu.

Selain Plaza Ambarrukmo, sejumlah mal di Kabupaten Sleman lainnya juga telah buka, termasuk mal di Kota Jogja, Galeria Mall. Peraturan yang sama diberlakukan, petugas yang berjaga di mal juga memberi arahan menggunakan aplikasi PeduliLindungi untuk check in.

Marcomm Staff Galeria Mall, Aisa Larasati, Galeria sudah mulai buka dengan prokes yang lebih ketat. Pengunjung wajib sudah divaksin dan mempunyai aplikasi PeduliLindungi. Untuk mekanisme masuk ke Galeria Mall harus check in dan check out melalui aplikasi PeduliLindungi, karena untuk mengetahui kapasitas di dalam area mal. Selain itu, pengunjung wajib memperlihatkan e-sertfikat vaksin di dalam aplikasi tersebut.

“Jika pengunjung belum mendapatkan vaksin, tidak diperbolehkan masuk ke mal. Untuk pengunjung yang belum memenuhi syarat vaksin diperbolehkan masuk dengan syarat surat keterangan sehat dari instansi kesehatan atau hasil antigen yang berlaku 1x24jam setelah tes atau PCR 2x24 jam negatif,” ucap Laras.

Pengunjung di bawah usia 12 tahun dan 70 tahun ke atas juga dilarang berkunjung. Pada hari pertama ini rata-rata pengunjung sudah tahu aplikasi tersebut dan tahu caranya untuk check in dan check out. Sebelum mal reopening, manajemen mal sudah mulai menyosialisasikan aplikasi PeduliLindungi lewat media sosial Galeria Mall.

“Hari ini [kemarin] ada beberapa pengunjung tidak dapat masuk ke Galeria Mall karena belum mendapatkan vaksin. Kami tegas dalam hal tersebut demi keamanan dan kenyamanan bersama,” ujarnya.

Laras mengharapkan dibukanya kembali mal dapat memulihkan kembali roda perekonomian. Selain itu, dengan adanya aturan baru dari pemerintah diharapkan pengunjung mulai terbiasa dengan protokol kesehatan yang berlaku demi keamanan dan kenyamanan bersama. Mal menjadi sarana berbelanja yang paling aman karena sudah memenuhi protokol kesehatan yang sangat ketat sesuai anjuran pemerintah.

Pengunjung Galeria Mall, Makhful Nurhidayat, menyambut baik pembukaan mal ini. Menurutnya, penerapan aturan cukup baik untuk menjaga kesehatan. “Tidak masalah, tidak terlalu ribet juga. Terpenting saling menjaga kesehatan, ini justru penting memastikan semua sehat,” ucapnya.

Nasib lain dialami Silviano dan Siti Nur Halisa. Keduanya harus mengurungkan niat berbelanja di Plaza Ambarrukmo. Sebab, salah satu dari mereka belum divaksin. “Mau beli barang tadi, tetapi tidak bisa masuk karena Lisa [Siti Nur Halisa] belum vaksin, tetapi ya sudah untuk kebaikan juga,” ucap Silviano.