Penataan Pejabat di Pemkab Bantul Dimulai

Bupati Bantul Abdul Halim Muslih saat mengambil sumpah pejabat adminstrator, Senin (30/8/2021). - Harian Jogja/Jumali
31 Agustus 2021 07:27 WIB Jumali Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL - Bupati Bantul Abdul Halim Muslih memastikan promosi, mutasi dan pergeseran terhadap pejabat di lingkungan Pemkab Bantul, Senin (30/8/2021) bukan yang terakhir. Bupati Halim menyatakan promosi, mutasi dan pergeseran akan terus dilakukan secara bertahap.

“Jadi hari ini 25 orang. Nanti beberapa hari lagi akan ada juga sekitar 25 sampai 30 orang, dan akan terus kami lakukan secara bertahap,” kata Halim, usai pelantikan pejabat administrator, di Gedung Induk, Komplek Parasamya, Pemkab Bantul, Senin (30/8/2021).

Menurut Halim, pihaknya sengaja melakukan promosi, mutasi dan pergeseran secara bertahap, setelah memertimbangkan efek yang akan ditinggalkan usai kebijakan tersebut ditempuh. Meski demikian, promosi, mutasi dan pergeseran tetap harus dilakukan untuk menyambut Susunan Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) baru yang ditarget pada Januari 2022 sudah mulai bekerja.

“Sebelumnya nanti Desember akan ada pelantikan pejabat di struktur organisasi yang baru. Karena akan ada dua dinas baru yakni Dinas Perikanan dan Kelautan dan Dinas pengendalian penduduk KB dan pemberdayaan perempuan serta Perlindungan Anak. Selain itu, Dinas Perdagangan dilebur dengan Dinas Koperasi, UMKM dan Perindustrian. Jadi nantinya Disperindagkop,” lanjut Halim.

Lebih lanjut Halim mengatakan salah satu alasannya melebur Dinas Perdagangan dengan Dinas Koperasi, UMKM dan Perindustrian menjadi Disperindagkop UMKM adalah agar efektif dalam hal kendali manajemen.

Baca juga: GKR Bendara Jajal Kereta Bandara YIA

Terkait dengan kekosongan pejabat, Halim menyatakan sejauh ini masih banyak posisi di eselon 3A dan eselon 3B. Di mana dua eselon ini biasa ditempati oleh sekretaris dinas, panewu, dan kepala bidang. Selain itu, sesuai SOTK baru, pada 2022 akan ada bagian baru di sekretariat daerah, yakni bagian perencanaan, bagian keuangan. Sedangkan bagian humas dan protokol akan dihilangkan. bagian humas masuk dalam Diskominfo dan protokol akan masuk dalam bagian umum.

“Ini masih penataan SOTK sampai akhir tahun ini,” ucap Halim.

Sementara terkait dengan kekosongan 7 eselon 2 di lingkungan Pemkab Bantul, Halim mengungkapkan jika lelang jabatan akan segera digelar, sebelum Desember 2021. Untuk memastikan pengisian jabatan tepat waktu, saat ini panitia seleksi sudah bekerja.

“Sudan on going proses menuju pelelangan. Mudah-mudahan minggu ketiga atau keempat September sudah ada lelang jabatan eselon 2,” kata Halim.

Terpisah Sekda Bantul Helmi Jamharis mengatakan, sampai saat ini pihaknya masih menunggu kejelasan izin dari Kemendagri terkait dengan proses lelang jabatan eselon 2. Meski demikian, diakuinya panitia seleksi saat ini sudah terbentuk. “Untuk pengisian jabatan eselon 2 memang harus melalui lelang. Sementara, memang pak bupati memilih untuk melakukan penataan secara bertahap. Dan kemungkinan, sementara dilakukan pergeseran dulu. Dan, hal itu merupakan kewenangan prerogatif dari pak Bupati,” ucapnya.

Sementara dalam pelantikan pejabat administrator, Senin, Bupati Halim melakukan perombakan besar-besaran terhadap posisi panewu. Semua panewu digeser, dan ada yang dipromosikan menempati posisi di atasnya. Sementara panewu anom ada beberapa yang dipromosikan menjadi panewu.